FKH Undikma Gelar Pelatihan Dasar Bedah pada Hewan Kecil

Peserta Workshop Basic Surgery for Spay and Neuteur in Small Animals di RSHP FKH Undikma, Gunung Sari, Lombok Barat. (Inside Lombok/Istimewa).

Mataram (Inside Lombok) – Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Pendidikan Mandalika sukses menggelar kegiatan workshop Basic Surgery for Spay and Neuter in Small Animals (pelatihan dasar bedah ovariohisterektomi (OH) dan Orchiectomy pada hewan kecil).

Workshop tersebut berlangsung pada tanggal 11-12 Februari 2020 yang bertempat di Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) FKH Undikma di Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat.

Kegiatan ini diikuti oleh Dosen FKH dengan basic Dokter Hewan (Veterinarian) sebanyak 6 orang dan mahasiswa Kedokteran Hewan (Vet Students) sebanyak 12 orang, dengan syarat telah menempuh mata kuliah Ilmu Bedah Umum dan Ilmu Bedah Khusus Veteriner.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi dasar Dokter Hewan FKH Undikma khususnya pada bidang ilmu bedah veteriner (Veterinary Surgery),” ujar Dekan FKH Undikma, drh. Kholik, M.Vet, Rabu (12/02/2020).

Ia menambahkan bahwa pengetahuan yang diperoleh melalui workshop ini juga nantinya akan disampaikan atau diimplementasikan dalam program perkuliahan kepada mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan.

Wakil Rektor I Undikma Dra. Ni Ketut Alit Suarti, M.Pd memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan workshop Basic Surgery for Spay and Neuter in Small Animals sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya pada Prodi Kedokteran Hewan.

“Peningkatan kualitas dosen terus dilakukan oleh Undikma melalui berbagai upaya seperti seminar, workshop dan bentuk lainnya sehingga keseharian di kampus mencerminkan atmosfir akademik. Sebagai pribadi dan atas nama Undikma, saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan pelaksanaan workshop ini,” ungkapnya.

Saat ini, populasi hewan kecil seperti kucing semakin meningkat dan harus terkontrol dengan baik. Jika tidak terkontrol, maka bisa menjadi masalah dari segi kesejahteraan (Animal Welfare) dan mempengaruhi kesehatan lingkungan yang akan berdampak pada kesehatan manusia.

Salah satu solusi untuk mengontrol populasi hewan adalah melakukan tindakan sterilisasi oleh ahli atau professional seperti Dokter hewan yang memiliki wewenang melakukan tindakan medik veteriner. Seperti melakukan bedah steril pada hewan.

Konsep kegiatan ini adalah pengetahuan ilmu dasar skill bedah steril hewan betina (spay) dan bedah steril hewan jantan (neuter) dengan bentuk kegiatan berupa workshop langsung menggunakan hewan kucing betina (2 ekor) dan kucing jantan (4 ekor).

Kepala RSHP Fakultas Kedokteran Hewan Undikma drh. Dina Wurinaharumah, M.Si. mengatakan, selain sebagai tempat tempat praktikum mahasiswa, RSHP juga membuka layanan kesehatan hewan seperti anjing, kucing, kelinci, ayam, kambing, sapi, kuda, dan lainnya.

“Adapun layanan kesehatan di RSHP berupa pemeriksaan diagnostic, tindakan bedah, pemeriksaan laboratorium, vaksinasi, steril anjing, rawat jalan, konsultasi kesehatan hewan dan lain-lain,” pungkasnya.