27.5 C
Mataram
Kamis, 20 Juni 2024
BerandaLombok BaratJadi Keluhan Wisatawan, Makam Batulayar Minim Papan Informasi

Jadi Keluhan Wisatawan, Makam Batulayar Minim Papan Informasi

Lombok Barat (Inside Lombok) – Makam Batulayar, Lombok Barat (Lobar), telah menjadi salah satu situs religi yang kerap dikunjungi wisatawan dan peziarah. Sayangnya, destinasi itu tidak dilengkapi papan informasi berisi penjelasan singkat terkait sejarah ataupun profil tokoh yang dimakamkan di sana. Padahal, banyak wisatawan yang datang ke sana mempertanyakan hal tersebut.

Ketua Aliansi Pemuda dan Masyarakat Batulayar (APMB), Munajab menerangkan selain untuk berziarah, para pengunjung Makam Batulayar juga ingin mengetahui sejarah soal tokoh yang dimakamkan di sana, serta perannya dalam menyebarkan agama Islam, terutama di Lobar. Pemda Lobar melalui OPD terkait pun diminta lebih peka dan memberi perhatian terhadap hal-hal semacam itu.

Dikatakannya, tempat-tempat bersejarah itu tidak hanya dikunjungi oleh masyarakat Lombok saja. Melainkan juga dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan turis mancanegara. “Sehingga patut menjadi perhatian semua pihak, khususnya Dinas Pariwisata, baik dari penerangan lampu jalan, juga plang wisata religi makam wajib dipasangkan,” tegas Munajab saat dimintai tanggapan, Jumat (26/05/2023).

Menurut dia, wisata religi yang sarat akan sejarah seperti Makam Batulayar perlu diekspos secara luas. Termasuk dengan memasang plang yang bisa juga berisi cerita soal sejarah tokoh terkait, supaya wisatawan yang berkunjung ke sana bisa pulang dengan tambahan bekal ilmu terkait sejarah tempat wisata yang dikunjungi.

- Advertisement -

“Baiknya pemerintah kabupaten atau Dinas Pariwisata menggali lagi sejarah Makam Batulayar dan juga dibuatkan story telling agar masyarakat lokal juga mancanegara tahu (sejarah) tentang Makam Batulayar,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Kadispar Lobar, H. M. Fajar Taufik mengaku akan segera menerjunkan timnya untuk menindaklanjuti keluhan tersebut. “Sudah saya tugaskan Bidang Pemasaran untuk menindaklanjuti,” ujarnya singkat. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer