BerandaLombok TengahDapur MBG di Kopang Disuspend BGN Usai Dikeluhkan Warga

Dapur MBG di Kopang Disuspend BGN Usai Dikeluhkan Warga

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, disuspend atau dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah warga mengeluhkan bau limbah yang mengganggu. Penghentian operasional dilakukan hingga perbaikan sistem pengolahan limbah diselesaikan.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kopang, Roby Gunamawan, menjelaskan bahwa sumber persoalan berasal dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL) milik mitra yang belum dikelola secara optimal. “Permasalahan IPAL dari mitra sudah kami minta dan ingatkan untuk dibenahi,” ujarnya.

Ia mengakui, pihak mitra sebelumnya telah melakukan pemeliharaan selama dua hari, namun bau tidak sedap masih dirasakan warga sekitar. “Memang saat itu sudah dilakukan pemeliharaan dua hari, namun masih muncul bau. Memang keluar baunya, dan itu terjadi karena sebelumnya tidak dibersihkan secara maksimal,” jelasnya.

Menurutnya, pihak SPPG sejak awal telah mengingatkan pengelola dapur untuk memperbaiki sistem pengolahan limbah agar tidak berdampak pada lingkungan. Namun, karena keluhan warga terus muncul, BGN mengambil langkah penghentian sementara operasional dapur tersebut. “Akibat dari komplain warga, dapur tersebut sudah disuspend oleh BGN,” tegasnya.

Penutupan sementara ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pengelola dapur dan mitra agar memenuhi standar kebersihan dan pengelolaan limbah. “Saya sudah ingatkan mitra untuk dibenahi, dan tidak dikeluhkan lagi oleh warga,” tandasnya.

BGN menegaskan operasional dapur akan kembali dibuka setelah perbaikan dilakukan dan tidak lagi menimbulkan gangguan bagi masyarakat sekitar.

- Advertisement -

Berita Populer