26.5 C
Mataram
Senin, 15 Juli 2024
BerandaLombok TengahPemda Loteng Rencanakan Bangun Klinik untuk Yatim dan Dhuafa

Pemda Loteng Rencanakan Bangun Klinik untuk Yatim dan Dhuafa

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Pemerintahan Daerah (Pemda) Lombok Tengah (Loteng) mulai melakukan sejumlah persiapan rencana pembangunan rumah sakit atau klinik Yayasan Yatim dan Dhuafa Tersenyum. Pembangunan tersebut rencananya di bekas Pasar Sulin, Desa Labulia, Jonggat.

Bupati Loteng, Lalu Pathul Bahri mengatakan keberadaan rumah sakit itu cukup penting untuk dipikirkan. Apalagi nantinya akan diisi oleh para mahasiswa yang telah lulus yang diberikan beasiswa oleh Yayasan Yatim Dhuafa Tersenyum.

“Dokter yang akan bertugas di klinik ini nanti akan diisi oleh dokter yang sudah hafal Al-quran yang sudah kita berikan beasiswa di sejumlah fakultas kedokteran di beberapa Universitas di Indonesia,” ujarnya.

Dijelaskan, pengerjaan klinik ini masih dalam proses perencanaan. Pihaknya belum bisa memastikan kapan waktu eksekusi dapat dilakukan. Pembangunan klinik itu tidak akan membebankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melainkan uang dari dana urunan yayasan. “Karena ini akan memakai dana sedekah jadi kita tidak tahu kapan. Yang terpenting kita sudah pikirkan. Nanti untuk kapan itu insyaallah dalam waktu dekat,” ujarnya.

- Advertisement -

Dikatakan, bahwa mahasiswa kedokteran saat ini sudah tersebar di sejumlah universitas yang ada di Indonesia. Mereka dibiayai oleh yayasan yang didanai dari hasil infaq atau sedekah yang dikeluarkan oleh para aparatur sipil negara (ASN) yang ada di Loteng.

“Mereka ini ada orang-orang penghafal Al-Quran. Makanya setelah kita sekolahkan, maka kita harus pikirkan di mana mereka kerja untuk itu kita siapkan klinik atau rumah sakit ini,” imbuhnya. Ditegaskan, pembangunan ini menjadi prioritasnya bahan pihaknya juga telah membuatkan aturan agar program ini dapat dilanjutkan oleh pemimpin Loteng ke depan.

“Itu sebabnya rumah sakit ini harus menjadi milik yayasan. Yayasan ini diketuai oleh Sekda Loteng, dan pendirinya Bupati dan Wakil Bupati. Program ini nanti akan dilanjutkan oleh Sekda, Bupati dan Wakil Bupati selanjutnya. Agar program ini terus berlanjut,” tandasnya. Selain itu, Pathul menjelaskan program ini adalah salah satu langkah Pemda Loteng untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik untuk masyarakat. (fhr)

- Advertisement -

Berita Populer