BerandaLombok TimurDibeli Seharga Puluhan Juta, Sapi Kurban Presiden dari Lotim Berbobot 952 Kilogram

Dibeli Seharga Puluhan Juta, Sapi Kurban Presiden dari Lotim Berbobot 952 Kilogram

Lombok Timur (Inside Lombok) – Seorang peternak asal Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), kembali dipercaya menyediakan hewan kurban Presiden Republik Indonesia (RI) pada Iduladha 2026. Sapi milik peternak bernama Suhirman tersebut dinyatakan memenuhi standar kesehatan dan kualitas setelah melalui proses seleksi ketat dari pemerintah pusat.

Suhirman mengatakan, ini merupakan kali kelima dirinya dipercaya memasok sapi kurban Presiden RI. Menurutnya, tim dari pusat datang langsung ke kandang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan kondisi fisik hewan secara menyeluruh. “Petugas dari pusat datang langsung ke kandang untuk melakukan pemeriksaan,” ujar Suhirman, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara ketat dengan pemeriksaan langsung terhadap sapi, termasuk pengambilan sampel darah dan pengecekan kondisi tubuh. Penetapan sapi kurban Presiden dilakukan melalui koordinasi antara pemerintah pusat dengan dinas terkait di daerah setelah adanya komunikasi dari Sekretariat Negara.

Sapi yang dipilih memiliki bobot mencapai 952,5 kilogram, sementara sapi lainnya rata-rata berbobot sekitar 830 kilogram. Penimbangan dilakukan di Pasar Masbagik untuk memastikan akurasi berat hewan kurban tersebut.

Menurut Suhirman, sapi itu telah dipelihara secara intensif selama sekitar dua setengah tahun. Saat pertama kali dibeli, harga satu ekor sapi berkisar Rp20 juta. “Perawatan dan pakan sangat menentukan perkembangan bobot sapi,” katanya.

Berkat perawatan intensif, sapi tersebut kini memiliki nilai jual tinggi dan disepakati dengan harga Rp80 juta per ekor untuk kebutuhan kurban Presiden. Suhirman menyebut sapi dengan bobot serupa di pasaran umumnya dijual sekitar Rp60 juta, namun hewan kurban Presiden harus memenuhi standar lebih tinggi dari sisi kesehatan, postur, dan kualitas pemeliharaan. Ia berharap kepercayaan serupa dapat kembali diperoleh pada tahun-tahun mendatang.

- Advertisement -

Berita Populer