Lombok Timur (Inside Lombok) – Ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menjelang Iduladha dipastikan dalam kondisi aman. Kepala Bidang Kesehatan Hewan, drh. Hultatang, menyebutkan bahwa stok sapi dan kambing masih mencukupi tanpa perlu mendatangkan dari luar daerah.
“Ketersediaan hewan kurban kita cukup. Bahkan selama ini di Lotim justru menyuplai sapi ke kabupaten lain,” ujarnya, Senin (27/04/2026).
Ia menjelaskan, Lotim bersama Lombok Tengah menjadi daerah dengan populasi sapi tertinggi di wilayah NTB. Mobilitas ternak antar kabupaten pun disebut sebagai hal yang biasa terjadi, mengingat tingginya aktivitas perdagangan.
Jenis sapi Bali diperkirakan masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk kurban tahun ini. Hultatang memastikan ketersediaannya dalam kondisi aman. Pihaknya juga akan melakukan pengecekan ke sejumlah lokasi penggemukan ternak di Suela, Aikmel, Wanasaba, dan Pringgasela.
Berdasarkan data, populasi sapi di Lotim, saat ini mencapai lebih dari 130 ribu ekor, sementara kambing sekitar 90 ribu ekor. Dengan jumlah tersebut, kebutuhan kurban dinilai dapat terpenuhi dari stok lokal. “Secara umum kita tidak perlu mendatangkan ternak dari luar,” tegasnya.
Namun demikian, ia mengakui beberapa daerah seperti Kota Mataram kemungkinan masih membutuhkan pasokan dari luar. Dari sisi harga, sapi berada di kisaran Rp130 ribu per kilogram, sementara kambing sekitar Rp88 ribu per kilogram.
Terkait pengendalian penyakit, terutama Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pihaknya meningkatkan pengawasan di pasar hewan. Tingginya mobilitas ternak dinilai menjadi faktor utama penyebaran penyakit. “Pasar hewan menjadi titik penting karena ternak dari berbagai daerah berkumpul di sana,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melakukan edukasi serta pembagian obat kepada pedagang guna memastikan ternak dalam kondisi sehat. Sementara itu, hingga saat ini belum ada rekomendasi pemasukan ternak dari Pulau Sumbawa ke Lotim. Arus distribusi ternak dari wilayah tersebut lebih banyak mengarah ke Pulau Jawa.

