Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Hingga 400 Meter

Ilustrasi (sumber foto: tribunnews.com)

Mataram (Inside Lombok) – Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)- Jawa Tengah hingga kini masih menunjukkan aktivitasnya. Diketahui bahwa status Gunung Merapi masih waspada.

Aktivitas terbaru dari Gunung Merapi adalah mengeluarkan guguran awan panas sejauh 400 meter pagi ini pukul 08.58 WIB pada Senin (11/01/2019).

Dikutip dari Twitter resmi Balai Penyelidikan dan Pengembabgan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan bahwa durasi luncuran awan panas terjadi selama 35 detik dan mengarah ke kali gendol.

“Telah terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pada pukul 08.58 WIB dengan durasi 35 detik, jarak luncur 400 meter, dan arah ke Kali Gendol,” jelas BPPTKG dari akun twitter miliknya.

Sebelumnya BPPTKG mencatat terdapat 12 kali guguran mulai pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB dengan jarak luncur 400-1300 meter. Menurut data seismik, durasi waktu terjadinya 12-48 detik.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida menjelaskan bahwa kondisi guguran awan panas yang terjadi masih tergolong lazim atau biasa dalam fase erupsi efusif Gunung Merapi. Selain itu juga, Humaida mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada serta tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak.