Pria di Narmada Ini Gantung Diri Karena Depresi

Ilustrasi (sumber foto: tribunnews.com)

Mataram (Inside Lombok) – Unit Reskrim Polsek Narmada menerima laporan dari masyarakat tentang kasus bunuh diri di Dusun Presak Selatan, Desa Presak, Kecamatan Narmada, Lombok Barat pada Kamis (28/02/2019). Korban diketahui adalah seorang pegawai swasta dengan inisial HZ (28).

Kapolsek Narmada, Kompol Gusti Komang Bagia, menerangkan bahwa HZ ditemukan telah gantung diri menggunakan tali oleh anaknya, SR (4), yang kemudian berteriak memanggil orang-orang. SR kemudian memanggil Kadus Presan Selatan, SK.

“Sempat berusaha diberi pertolongan pertama oleh SK, namun HZ tidak dapat tertolong,” ujar Bagia seperti dikutip dari rilis yang diterima Inside Lombok, Jumat (01/03/2019).

Berdasarkan hasil introgasi saksi dan tetangga korban yang dilakukan Tim Polsek Narmada, HZ diduga memutuskan bunuh diri karena depresi yang dialaminya. Dimana HZ disebut mengalami masalah di internal keluarganya sampai istrinya meninggalkannya.

Pihak keluarga HZ menolak untuk dilakukan autopsi dan menyatakan menerima hal tersebut sebagai musibah. Orang tua korban sendiri ingin segera melakukan prosesi pemakaman jenazah anaknya.

Kasus bunuh diri karena depresi memang belum mendapat perhatian serta pemahaman yang cukup dari masyarakat. Mengecek kesehatan mental dan berbagi beban pikiran dengan anggota keluarga menjadi penting untuk dilakukan.