773 Juta Data Gmail Bocor, Begini Cara Mengatasinya

Ilustrasi (sumber foto: tribunnews.com)

Mataram (Inside Lombok) – Setelah insiden kebocoran data Facebook terjadi, kini kembali lagi terjadi kebocoran data e-mail, dimana sebanyak 773 juta alamat e-mail dan 21 juta password telah beredar di internet.

Berita bocornya data kredensial Gmail pertama kali terdeteksi di sebuah situs berbahasa Rusia Cnews. Yang kemudian muncul dari situs yang lain atau berbeda-beda.

“Kumpulan bocoran data e-mail ini berasal dari banyak sumber berbeda,” tulis Hunt selaku peneliti keamanan dalam artikel di situs miliknya.

Hunt juga menjelaskan bahwa data e-mail yang bocor tersebut merupakan file yang telah dihapus. Namun, masih dapat ditemukan di sebuah forum hacker yang populer.

Dilansir dari Kompasdotcom, kebocoran yang terjadi merupakan terbesar setelah kejadian peretasan Yahoo pada 2013 yang menimpa hingga tiga miliar akun. Untungnya tidak ada informasi pribadi seperti kartu kredit yang bocor.

Jika kalian ingin mengecek akun kalian apakah bocor atau tidak dapat dilakukan dengan cara menulis alamat email lalu klik tombol “pwned?” pada situs keamanan milik Hunt.

Jika e-mail kalian termasuk dalam kebocoran data, maka langsung mengganti password dan aktifkan pengamanan two factor authentication (TFA) atau one time password (OTP).