28.5 C
Mataram
Selasa, 27 Februari 2024
BerandaTradisi BudayaDekranasda Kota Mataram Jenama Ulang Batik Kota Mataram

Dekranasda Kota Mataram Jenama Ulang Batik Kota Mataram

Mataram (Inside Lombok) – Batik sebagai nilai warisan budaya leluhur telah menjadi kebanggaan bersama. Untuk itu, Dekranasda Kota Mataram mendorong penjenamaan ulang atau rebranding untuk batik dengan menggelar Lomba Rancang Busana Batik Mataram.

“Bila selama ini sudah dikenal Batik Sasambo, maka kami akan branding ulang untuk batik khas kota Mataram dengan nama Batik Mataram,” ujar Ketua Dekranasda Kota Mataram, Kinnastri Mohan Roliskana.

Sebelumnya, TP PKK Kota Mataram telah menginisiasi pelatihan membatik bagi sejumlah kader yang berasal dari enam kecamatan. Diharapkan ke depan, masing-masing kecamatan mempunyai sentra produk batik tersendiri. “Kita berencana melaksanakan Lomba serupa namun diawali dengan Lomba membuat motif Batik Mataram dahulu. Baru sebelum berlanjut melaksanakan Lomba membuat desain busana berbahan Batik Mataram,” ungkap Kikin.

Menurutnya, pihaknya memilih tema lomba busana kerja dan kasual karena mudah digunakan dan diminati oleh kaum muda serta para pegawai. Ia berharap batik mataram menjadi salah satu pakaian kerja yang digunakan ASN di salah satu hari kerja. “Ini disambut baik oleh Walikota Mataram dengan catatan produksi batik Mataram sudah massal dan pilihan motif nya juga beragam,”ujarnya.

- Advertisement -

Walikota Mataram, Mohan Roliskana yang hadir membuka acara final Lomba Rancang Busana Batik Mataram berharap hadirnya batik mataram dapat menambah khasanah budaya yang dimiliki. Pria yang juga mengaku menggemari batik ini menyampaikan harapan agar batik mataram dapat memperkaya tampilan batik baik dari segi motif dan desainnya.

“Di era seperti ini saya harap kita bisa meningkatkan kualitas dan kreatifitas serta memberi keleluasaan para desainer untuk lebih berekspresi,” ujarnya.

Salah satu pemenang Fetrige Zainisa Wibowo mengatakan bertambah pengalamannya dengan mengikuti Lomba Rancang Busana Batik Mataram yang diadakan Dekranasda ini. Dalam penjurian dirinya mendapat masukan dan saran terkait rancangan dari para juri yang sudah sangat kompeten yakni Epoel Daeng Hasanung, Linda Hamidi Grander dan Ferry Kuncoro. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer