250 Terduga Pelaku Premanisme Diamankan Polres Lotim

56
Press rilis penangkapan premanisme di Lotim, Kamis (24/06/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).
IMG 20210624 WA0018
Press rilis penangkapan premanisme di Lotim, Kamis (24/06/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Dalam menciptakan wilayah bersih preman, Polres Lombok Timur (Lotim) mengamankan 250 terduga pelaku premanisme di berbagai lokasi di Lotim.

Kapolres Lotim, AKBP Tunggul Sinatrio SIK mengatakan, sebanyak 250 terduga pelaku premanisme yang diamankan tersebut dilakukan dalam dua waktu. Yaitu per tanggal 21 Juni 2021 sebanyak 141 terduga pelaku preman diamankan oleh 21 polsek yang ada di Lotim. Kemudian per tanggal 24 Juni 2021 sebanyak 109 terduga pelaku berhasil diamankan.

“Kami mengamankan terduga pelaku premanisme ini di 21 titik wilayah Lotim,” ucapnya saat Press Rilis dengan awak media, Kamis (24/06/2021).

Adapun terduga premanisme yang diamankan berupa juru parkir (jukir) liar, pungutan wisata liar, calo tiket, dan terduga premanisme di angkutan umum. Kebanyakan dari pelaku premanisme ini merupakan jukir liar yang terbukti melanggar Perda Nomor 10 Tahun 2016 tentang juru parkir di Lotim tidak menggunakan tanda pengenal.

“Ancaman bagi pelanggar perda tersebut yaitu denda maksimal 50 juta rupiah atau kurungan minimal tiga bulan penjara,” ungkapnya.

Dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, Polres Lotim membentuk Satgas Pengendalian Premanisme yang dinaungi oleh beberapa OPD terkait dengan Polres Lotim.

Adapun sebanyak 250 orang terduga pelaku terorisme tersebut, nantinya akan diproses lebih lanjut di Polres Lotim untuk memastikan apakah terdapat residivis pencurian dalam penangkapan premanisme tersebut.