23.5 C
Mataram
Kamis, 5 Maret 2026
BerandaMataramCuaca Ekstrem, DLH Mataram Maksimalkan Perantingan Pohon

Cuaca Ekstrem, DLH Mataram Maksimalkan Perantingan Pohon

Mataram (Inside Lombok) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram memaksimalkan perantingan pohon sebagai langkah antisipasi dampak cuaca ekstrem berupa angin kencang dan hujan lebat yang melanda beberapa hari terakhir. Meski perantingan dilakukan secara rutin, satu pohon dilaporkan tumbang dan menimpa dua unit kendaraan roda empat di Abian Tubuh, Kecamatan Cakranegara.

Kepala DLH Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi, mengatakan pohon tumbang sulit diprediksi meskipun telah dilakukan perantingan. Menurutnya, ada pohon yang tampak kokoh di bagian luar, namun ternyata keropos di bagian dalam.

“Memang kondisi yang tidak memungkinkan. Bisa dianalisa dalam ribuan pohon yang kita punya di Mataram. Alhamdulillah bisa dikatakan cuma satu yang tumbang,” katanya, Selasa (13/1/2026) pagi.

Denny menilai jumlah pohon tumbang tersebut masih dalam batas wajar jika dibandingkan dengan intensitas hujan deras dan angin kencang yang terjadi. “Mungkin pohon itu memang belum bisa tertangani. Kami lakukan analisa lagi dan tengahnya pohon asem itu keropos itu di dalamnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan perantingan pohon terus dilakukan sebagai langkah mitigasi, terutama pada pohon-pohon besar dan berusia tua. Saat ini, perantingan difokuskan di sepanjang Jalan Pejanggik karena ukuran pohon yang besar dan kondisi usia yang sudah cukup tua.

“Pohon yang tumbang kami langsung evakuasi. Begitu dapat laporan kita langsung tangani bersama BPBD dan kelurahan,” katanya.

Denny menambahkan, DLH Kota Mataram belum memiliki alat khusus untuk mendeteksi kondisi pohon yang keropos di bagian dalam. Oleh karena itu, langkah antisipasi yang dilakukan saat ini masih berupa perantingan untuk mengurangi beban pohon. “Kita belum punya alat. Kita tidak jadi beli,” ujarnya.

Berdasarkan data DLH, jumlah pohon di Kota Mataram mencapai sekitar 6.300 batang. Namun, belum seluruhnya dapat dipetakan kondisi kekuatannya. “Pada musim hujan ini kita diminta sudah mulai melakukan mitigasi oleh Pak Wali,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer