Lombok Timur (Inside Lombok) – Pencarian balita hanyut bernama Azril (4), warga Selong, Kabupaten Lombok Timur, memasuki hari ketiga pada Kamis (26/02/2026), namun belum membuahkan hasil. Tim gabungan masih menyisir aliran selokan dan sungai sejak korban dilaporkan hanyut pada Selasa (24/02/2026).
Koordinator Bidang Operasional SAR Lombok Timur, Samsul Padli, mengatakan hingga hari ketiga belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. “Pencarian hari ketiga ini masih nihil,” jelasnya.
Tim gabungan terdiri dari unsur SAR, BPBD, Damkar, kecamatan, TNI, dan Polri. Dalam proses pencarian, petugas menghadapi kendala berupa tumpukan sampah dan batang bambu tumbang yang menutupi aliran sungai sehingga memperlambat penyisiran.
“Cuma sampah sampah yang numpuk sama pohon bambu yang tumbang menutupi aliran, Itu yang kita bersihkan kemungkinan korban tersangkut tapi nihil,” katanya.
Untuk memperluas pencarian, tim dibagi menjadi dua regu dan menggunakan alat pendeteksi bawah air Aqua Eye. Pencarian saat ini telah mencapai Jembatan Sisik dan direncanakan akan dilanjutkan hingga muara pantai pada hari berikutnya. “Kita bagi menjadi dua tim dan turunkan alat canggih, besok kita akan susuri muara pantai, karna saat ini kita masih sampai di Jembatan Sisik,” pungkasnya.

