Lombok Barat (Inside Lombok) – Berharap kehadirannya dapat bermakna bagi masyarakat sekitar pelabuhan, Pelindo Lembar rawat tradisi berbagi di bulan Ramadhan sebagai inisiatif sosial untuk berbagi kebahagiaan.
Sebanyak 2.650 paket sembako disalurkan melalui Kantor Camat Lembar dan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM). Bantuan ini kemudian diteruskan kepada warga di sekitar pelabuhan, para tenaga kerja bongkar muat, serta portir yang menjadi bagian penting dalam aktivitas operasional pelabuhan.
“Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi antara Pelindo Cabang Lembar dan PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Lembar. Bantuan kita serahkan secara simbolis, sebelum didistribusikan kepada masyarakat dan para pekerja yang sehari-hari beraktivitas di kawasan pelabuhan,” terang General Manager Pelindo Lembar, Kunto Wibisono.
Selain paket sembako, kepedulian tersebut juga diwujudkan melalui pembagian 700 paket takjil yang disebar ke beberapa masjid di wilayah Lembar, serta para penumpang kapal yang singgah di terminal Gili Mas.
“Selain itu, kami juga memberikan santunan kepada 150 anak yatim dari Yayasan Ar-Rahman dan Yayasan Baital Aman. Sebagai bentuk dukungan dan perhatian kepada generasi penerus,” tuturnya.
Kunto menyampaikan bahwa Ramadhan menjadi momentum yang tepat bagi perusahaan untuk memperkuat nilai kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat.
“Bulan Ramadhan mengajarkan kita untuk saling berbagi dan peduli kepada sesama. Melalui program Pelindo Berbagi Ramadhan ini, kami berharap kehadiran Pelindo dan PT Pelindo Multi Terminal Branch Lembar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar pelabuhan,” harapnya.
Melalui program ini, secara keseluruhan, Pelindo Group telah menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat. Mulai dari 54.375 paket sembako, 35.400 paket takjil, hingga 7.710 santunan untuk anak yatim, yang didistribusikan di berbagai wilayah operasional pelabuhan di Indonesia.
“Program ini menjadi wujud nyata komitmen Pelindo untuk terus hadir dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar,” imbuhnya.
Menurut Kunto, keberadaan pelabuhan tidak hanya sebagai pusat aktivitas logistik dan transportasi semata. Tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem sosial masyarakat di sekitarnya. “Kami ingin memastikan bahwa keberadaan Pelindo tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga menghadirkan nilai sosial bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Lembar, Sapoan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Pelindo. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pelindo kepada masyarakat Lembar. Bantuan ini akan kami distribusikan kepada warga yang membutuhkan agar dapat memberikan manfaat secara tepat sasaran,” tutup Sapoan.

