Lombok Timur (Inside Lombok) – Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Timur (Lotim) menyiapkan empat titik pos pengamanan dan pelayanan guna memastikan kelancaran serta keamanan arus mudik Lebaran 2026. Keempat pos tersebut tersebar di sejumlah lokasi strategis yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.
Kasat Lantas Polres Lotim, AKP A. Rachman, menjelaskan bahwa dua pos pengamanan (Pospam) ditempatkan di wilayah Terare dan Pancor. Kedua titik ini menjadi fokus pengamanan karena merupakan pusat aktivitas ekonomi yang mengalami lonjakan kunjungan menjelang hari raya.
“Di Pancor dan Terare ini aktivitas masyarakat meningkat signifikan, terutama untuk kebutuhan persiapan Lebaran. Karena itu, fungsi pos pengamanan di sana untuk menjaga kondusivitas serta kelancaran arus lalu lintas,” ujarnya.
Selain ini satu pos pelayanan (Posyan) didirikan di Simpang Masbagik guna mengantisipasi potensi penumpukan kendaraan. Pos ini juga difungsikan sebagai tempat transit bagi pengguna jalan yang membutuhkan istirahat selama perjalanan.
“Pos di Masbagik ini seperti rest area, masyarakat bisa beristirahat sejenak. Meski umumnya hanya dilewati, tetap kami siapkan fasilitas pelayanan,” jelasnya.
Sementara itu, satu pos terpadu ditempatkan di kawasan KP3 Kayangan yang menjadi jalur penyeberangan menuju Sumbawa. Pos ini melibatkan berbagai instansi terkait dan menyediakan layanan lebih lengkap, termasuk fasilitas kesehatan bagi para pemudik.
“Di KP3 Kayangan ini tidak hanya Polri, tetapi juga instansi lain. Fungsinya untuk melayani kebutuhan pemudik, baik yang akan menyeberang ke Sumbawa maupun sebaliknya, termasuk tempat istirahat dan layanan kesehatan,” tambah AKP A. Rachman.
Terkait prediksi arus mudik tahun ini, ia menyebutkan secara nasional diperkirakan mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun 2025. Namun demikian, pihaknya tetap mengantisipasi berbagai kemungkinan dengan menyiagakan personel secara maksimal.
“Walaupun ada prediksi penurunan, kami tidak ingin meremehkan situasi. Pengamanan tetap kami lakukan secara optimal, baik saat arus mudik maupun arus balik,” tegasnya.
Untuk titik-titik rawan, kepolisian telah menempatkan personel tambahan di lokasi yang dianggap prioritas. Selain itu, disiapkan pula tim mobile untuk mengantisipasi kondisi di titik-titik yang tidak didirikan pos tetap, termasuk kawasan wisata yang diprediksi ramai pasca-Lebaran.
“Untuk titik prioritas kami lakukan penebalan anggota melalui pospam. Sementara titik lainnya kami back up dengan tim mobile dan dukungan polsek setempat, terutama di lokasi wisata yang biasanya meningkat setelah Lebaran,” pungkasnya.

