Lombok Timur (Inside Lombok) – Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Sambelia memberikan klarifikasi terkait tidak berfungsinya armada saat penanganan kebakaran di Dusun Dasan Tinggi, Desa Sambelia. Kendala teknis pada mesin pompa air disebut terjadi secara tiba-tiba di lokasi, meski sebelumnya dalam kondisi normal saat pengecekan awal.
Koordinator Pos Damkar Sambelia, Lalu Budi Sasmika, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan sebelum berangkat ke lokasi. “Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Sebelum berangkat, mesin kami coba dan air keluar lancar. Tapi sesampainya di lokasi, mesin tidak bisa dioperasikan. Ini di luar dugaan kami,” ujarnya.
Ia mengungkapkan keterbatasan personel juga menjadi hambatan dalam penanganan kebakaran tersebut. Dari delapan personel yang tersedia, hanya empat orang yang dapat bertugas di lapangan karena dua personel sakit dan dua lainnya sedang izin. Meski demikian, petugas tetap berupaya membantu proses pemadaman bersama warga setempat.
Lalu Budi mengakui kondisi armada pemadam yang digunakan sudah berusia tua dan membutuhkan peremajaan. Ia menyebut, faktor usia kendaraan menjadi salah satu penyebab munculnya kendala teknis di lapangan.
“Kami akui, mobil pemadam yang ada di Sambelia ini memang sudah berusia tua dan membutuhkan peremajaan. Kami sudah berulang kali mengusulkan perbaikan, tapi sampai sekarang belum juga terealisasi,” katanya.
Pihak Damkar berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan peremajaan armada dan peningkatan fasilitas pendukung agar penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara optimal di masa mendatang.

