BerandaLombok UtaraDesa Teniga Catat Nol Kasus Pernikahan Dini di KLU

Desa Teniga Catat Nol Kasus Pernikahan Dini di KLU

Lombok Utara (Inside Lombok)– Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) mencatat angka perkawinan anak masih cukup tinggi, namun Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, berhasil mencatatkan nol kasus pernikahan dini. Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Daerah karena dinilai menjadi contoh keberhasilan upaya pencegahan di tingkat desa.

Wakil Bupati KLU, Kusmalahadi Syamsuri, menyebut capaian Desa Teniga menjadi bukti bahwa edukasi yang konsisten dapat menekan angka perkawinan anak hingga nol kasus. “Meskipun beberapa desa seperti Desa Teniga berhasil mencatatkan angka nol kasus, upaya pencegahan secara menyeluruh di KLU tetap harus kita perkuat,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Teniga, Muhammad Yusup, mengatakan keberhasilan tersebut tidak terjadi secara instan, melainkan hasil kolaborasi lintas sektor di tingkat desa. Pemerintah desa melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan dalam upaya pencegahan perkawinan anak.

“Lembaga yang terlibat aktif untuk menekan angka perkawinan anak di desa kami, ada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Karang Taruna, Ikatan Mahasiswa Desa Teniga yang berperan dalam edukasi akademik dan Forum Komunikasi Anak sebagai wadah suara generasi muda di tingkat desa,” ujarnya.

Ia menegaskan, kunci utama menekan angka perkawinan anak adalah konsistensi sosialisasi kepada masyarakat. Setiap pertemuan warga selalu dimanfaatkan untuk menyampaikan risiko dan dampak negatif pernikahan dini. “Setiap ada perkumpulan warga, dalam momen apa pun, kami selalu menyampaikan tentang risiko perkawinan anak. Ini sudah menjadi pesan wajib kami,” jelasnya.

Upaya tersebut, lanjutnya, membuahkan hasil dengan meningkatnya kesadaran masyarakat sehingga kasus pernikahan dini dapat ditekan hingga nol. “Alhamdulillah, kesadaran itu tumbuh subur, dan sekarang kasusnya benar-benar bisa kita tekan hingga nol,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer