BerandaMataramWarga Diminta Tidak Panik, Pertamina Pastikan Stok Elpiji 3 Kg di Lombok...

Warga Diminta Tidak Panik, Pertamina Pastikan Stok Elpiji 3 Kg di Lombok Aman

Mataram (Inside Lombok)– PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan distribusi elpiji subsidi 3 kg di Pulau Lombok tetap stabil di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat. Kepastian ini disampaikan untuk merespons kekhawatiran warga terkait isu kelangkaan dan fluktuasi harga yang sempat muncul di sejumlah wilayah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan kondisi stok secara umum masih aman dan kendala yang terjadi di lapangan bersifat sementara.

“Stok secara umum dalam kondisi aman. Kendala yang sempat muncul bersifat sementara karena penyerapan di tingkat pangkalan melonjak drastis selama momentum keagamaan,” jelasnya, Rabu (25/3).

Untuk menjaga stabilitas pasokan, Pertamina melakukan program extra dropping sepanjang Maret 2026. Penambahan distribusi difokuskan pada wilayah dengan permintaan tinggi, seperti Lombok Tengah yang mendapat tambahan 89.600 tabung atau naik 13,2 persen dari alokasi normal, serta Lombok Timur sebanyak 110.320 tabung atau meningkat 13,2 persen.

Selain menambah pasokan, Pertamina juga memperkuat pengawasan distribusi dengan memprioritaskan penyaluran ke pangkalan yang memiliki tingkat konsumsi tinggi. Perusahaan juga memastikan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan melakukan pembinaan kepada mitra penyalur serta meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah.

“Pertamina secara konsisten menyalurkan elpiji subsidi sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah serta melakukan pemantauan berkala agar pasokan tetap tersedia bagi masyarakat,” tuturnya.

Pertamina mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan dan tetap membeli elpiji subsidi di pangkalan resmi. “Kami meminta masyarakat menggunakan elpiji subsidi sesuai peruntukannya, yakni bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer