BerandaMataramDapur MBG di Kopang Digeruduk Warga, Diduga Cemari Lingkungan

Dapur MBG di Kopang Digeruduk Warga, Diduga Cemari Lingkungan

Mataram (Inside Lombok) – Sebuah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kopang, Lombok Tengah, digeruduk warga setelah diduga menimbulkan bau menyengat dari limbah yang dihasilkan. Warga sekitar mengeluhkan bau tak sedap yang dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari. Aksi protes pun terjadi sebagai bentuk keberatan terhadap operasional dapur tersebut.

Menanggapi hal itu, Koordinator Regional SPPG BGN NTB, Eko Prasetyo, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan langsung mengambil langkah cepat. “Laporannya sudah kami terima dan langsung kami tindak lanjuti. Untuk sementara, operasional dapur tersebut sudah kami suspend,” ujarnya, (22/4).

Tyo menjelaskan, dapur tersebut sebenarnya telah dilengkapi instalasi pengolahan air limbah (IPAL) portable beserta sistem filtrasi. Namun, diduga sistem tersebut belum bekerja secara optimal. “IPAL portable sudah ada, termasuk filtrasinya. Tapi sepertinya belum maksimal, sehingga kami minta untuk segera dievaluasi,” jelasnya.

Tyo juga memastikan akan melakukan peninjauan lebih lanjut untuk memastikan apakah sistem pengolahan limbah yang digunakan sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Selain itu, Tyo mengungkapkan bahwa evaluasi terhadap dapur MBG terus dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah. Hingga saat ini, tercatat ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah dikenai sanksi administratif.

Pada tahap pertama, sebanyak 302 SPPG disuspend, disusul 41 SPPG pada tahap kedua. Sementara itu, pencabutan izin operasional telah dilakukan dalam tiga tahap, masing-masing sebanyak 28 SPPG pada tahap pertama, 96 SPPG tahap kedua, dan 110 SPPG pada tahap ketiga. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer