Mataram (Inside Lombok) – Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, menyoroti sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik di Nusa Tenggara Barat (NTB) saat melakukan kunjungan kerja. Dua kasus yang ikut dibahas yakni pembunuhan mahasiswi di Pantai Nipah serta dugaan korupsi di lingkungan DPRD NTB.
“Masuk juga. Tadi kami bahas beberapa kasus. Cuma karena waktunya terbatas, jadi jawabannya tertulis,” ujar Aboe Bakar, (23/4).
Ia menyebut, pembahasan belum bisa dilakukan secara mendalam karena keterbatasan waktu dalam agenda kunjungan tersebut. “Lebih seru lagi kalau waktunya bisa panjang,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Aboe Bakar menekankan pentingnya sinergi antar lembaga penegak hukum dalam menangani berbagai persoalan, baik yang terjadi di internal institusi maupun di tengah masyarakat. “Setiap hal indisipliner, baik di internal maupun di masyarakat, semua lembaga harus bekerja. Perlu ada keselarasan, sinergi, konfirmasi, dan saling memberikan jalan terbaik,” tegasnya.
Kunjungan kerja Komisi III DPR RI ini menjadi momentum untuk mendorong penanganan berbagai kasus di NTB agar berjalan transparan dan akuntabel, serta memastikan koordinasi antar lembaga penegak hukum semakin optimal. (gil)

