Lombok Tengah (Inside Lombok) – Sebanyak 100 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Lombok Tengah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pemasaran produk berbasis digital yang digelar di Kantor Lurah Praya, Jumat (8/5/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing dan memperluas pasar di era digital.
Lurah Praya, Rudi Hadisuwarno, mengatakan bimtek tersebut diharapkan dapat membantu pelaku IKM meningkatkan kualitas produk dan penjualan usaha mereka melalui pemanfaatan teknologi digital. “Program ini sangat membantu para IKM di Kelurahan Praya. Semoga dengan adanya bimtek ini kualitas produk dan penjualan IKM semakin meningkat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai strategi pemasaran digital melalui berbagai platform media sosial dan marketplace, seperti Facebook, Shopee, hingga TikTok. Para peserta juga mengikuti sesi diskusi terkait tantangan dan peluang dalam memasarkan produk secara daring.
Pemateri dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Zainuri Ihsani, menjelaskan bahwa BRIN memiliki sejumlah program pendampingan bagi pelaku IKM yang difokuskan pada peningkatan kapasitas usaha, inovasi, dan keterampilan pemasaran.
“BRIN tidak memberikan bantuan dalam bentuk anggaran, tetapi lebih kepada pendampingan dan penguatan kapasitas pelaku usaha agar mampu berkembang dan berdaya saing,” jelasnya.
Ia berharap para pelaku IKM mampu memanfaatkan teknologi digital secara maksimal untuk memperluas jangkauan pemasaran produk hingga ke luar daerah maupun luar pulau. “Kita harap pelaku IKM mampu memperluas jangkauan pemasaran produk hingga ke luar daerah bahkan luar pulau dengan memanfaatkan teknologi digital secara maksimal,” tandasnya.

