BerandaAdvetorialSTIKES Hamzar Raih Predikat Unggul, Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan Kebidanan di NTB

STIKES Hamzar Raih Predikat Unggul, Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan Kebidanan di NTB

Lombok Timur (Inside Lombok) – STIKES Hamzar meraih predikat unggul untuk Program Studi Pendidikan Bidan dan Profesi Bidan sebagai hasil peningkatan mutu pendidikan yang dilakukan secara berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kualitas pendidikan kesehatan, khususnya kebidanan, di daerah tersebut.

Ketua STIKES Hamzar, Drs. Muh. Nagib, mengatakan predikat unggul merupakan hasil proses panjang dan kerja kolektif seluruh civitas akademika. Ia menyebutkan, tantangan utama yang dihadapi sebelum mencapai capaian tersebut adalah pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang terus diupayakan melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

“Dalam penyelenggaraan pendidikan kebidanan, salah satu tantangan terbesar kami adalah pemenuhan sarana dan prasarana. Tetapi kami terus berupaya melakukan pembenahan dan penguatan secara bertahap bersama berbagai pihak agar kualitas pendidikan tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Selain itu, kebutuhan sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Muh. Nagib menjelaskan bahwa secara minimal kebutuhan dosen telah terpenuhi, namun penguatan SDM masih diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. “Kebutuhan dosen secara minimal memang sudah terpenuhi, tetapi secara ideal kami masih membutuhkan penguatan SDM agar kualitas layanan pendidikan semakin baik,” katanya.

Ia menegaskan, capaian predikat unggul merupakan amanah yang harus dijaga melalui peningkatan mutu secara konsisten. Ke depan, kampus akan memprioritaskan penguatan sarana pendidikan, termasuk penambahan ruang kuliah dan fasilitas pembelajaran. “Ke depan kami fokus memperkuat sarana dan prasarana agar sesuai dengan kebutuhan pengembangan institusi. Dalam waktu dekat, ruang kuliah menjadi salah satu prioritas yang akan kami tingkatkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kaprodi Pendidikan Bidan dan Profesi Bidan, Bdn. Eka Faizaturrahmi, menyampaikan bahwa proses menuju akreditasi unggul ditempuh selama lima tahun terakhir. Ia menyebut upaya tersebut tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga pembangunan budaya mutu di lingkungan program studi. “Selama lima tahun terakhir kami tidak hanya fokus melengkapi administrasi, tetapi juga membangun budaya unggul di lingkungan program studi,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai langkah strategis dilakukan, mulai dari penguatan SDM, peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, hingga perluasan jejaring kerja sama. Program studi juga terus mendorong pendidikan berbasis teknologi dan outcome based education untuk menghasilkan lulusan yang kompeten. “Setiap tahun lulusan kami mampu mencapai kelulusan 100 persen dalam uji kompetensi. Capaian ini tentu akan terus kami pertahankan dan tingkatkan,” katanya.

Selain itu, penguatan penelitian dan pengabdian masyarakat difokuskan pada isu kesehatan reproduksi remaja berbasis pendekatan keluarga. Pihak program studi juga berkomitmen meningkatkan prestasi mahasiswa dan dosen agar mampu bersaing di tingkat regional dan nasional. “Dengan capaian unggul ini, kami berharap program studi terus berkembang menjadi pusat pendidikan kebidanan yang inovatif, berkualitas, dan berdaya saing,” tutupnya.

- Advertisement -

Berita Populer