25.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaDaerahNTBPenuhi Kebutuhan Uang Tunai Selama Ramadan dan Idulfitri, BI NTB Siapkan Rp3,81...

Penuhi Kebutuhan Uang Tunai Selama Ramadan dan Idulfitri, BI NTB Siapkan Rp3,81 Triliun

Mataram (Inside Lombok) – Menyambut Ramadan dan Idulfitri 1446 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) provinsi NTB telah menyiapkan uang Rupiah sebesar Rp3,81 Triliun, guna memastikan kebutuhan uang tersebut terpenuhi. Kebutuhan akan uang tunai ini diproyeksi akan meningkat dibanding periode Ramadan dan Idulfitri 2024 lalu.

“Proyeksinya meningkat sekitar 15 persen dari tahun lalu, dan yang kami sediakan Rp3,81 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang di masyarakat,” ujar Kepala Perwakilan BI NTB, Berry Arifsyah Harahap, Rabu (5/3). Dijelaskan, secara nasional proyeksi kebutuhan uang pada Ramadan dan Idulfitri 2025 mencapai Rp180,9 triliun.

Jumlah tersebut sedikit menurun sebesar 1,6 persen (yoy) dibandingkan dengan periode sebelumnya seiring dengan perluasan pembayaran digital tunai terutama di kota-kota besar. Sedangkan kebutuhan uang di Provinsi NTB selama Ramadan hingga Idulfitri proyeksinya sampai Rp3,14 triliun.

Untuk tahun ini terjadi peningkatan, karena ada beberapa faktor yang mempengaruhinya, seperti pembayaran THR bagi ASN, TNI, dan POLRI termasuk sektor swasta. Kemudian pencairan bantuan sosial, dan meningkatnya aktivitas ekonomi dampak faktor musiman di antaranya mobilitas masyarakat yang meningkat dan kunjungan wisatawan di tengah libur panjang.

“Karena beberapa faktor tersebut membuat permintaan uang rupiah di NTB meningkat dari tahun sebelumnya. Kami juga menyediakan layanan penukaran uang buat masyarakat,” ungkapnya.

Dimana tahun ini, layanan penukaran uang Rupiah mengoptimalkan penggunaan media Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR), termasuk untuk akses layanan penukaran di loket perbankan. Penggunaan PINTAR diharapkan dapat meningkatkan kepastian layanan dan mengurangi antrean/kepadatan di lokasi penukaran untuk kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat. “Layanan penukaran uang ini sudah dimulai dari 5 Maret sampai 25 Maret 2025, itu semua bank sudah bisa. Untuk di Islamic Center mulai 18-20 Maret pelayanannya,” jelasnya.

Lebih lanjut, diharapkan dengan adanya pelayanan penukaran uang ini dapat menjaga ketersediaan uang Rupiah di masyarakat dan menjadi momentum emas untuk mendukung Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Sementara itu, guna meningkatkan layanan pemenuhan uang kepada masyarakat, Bank Indonesia akan menempuh beberapa upaya, yakni layanan kas keliling ke sejumlah titik rumah ibadah hingga ke wilayah 3T. Selanjutnya memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan perbankan untuk membuka layanan penukaran secara terpadu termasuk pada 85 titik jaringan kantor bank. Kemudian memprioritaskan pengeluaran Hasil Cetak Sesuai (HCS) untuk layanan penukaran kepada masyarakat yang mendaftar pada Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR), melalui https://pintar.bi.go.id. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer