32.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraGotong Royong Wujudkan Hunian Layak, Program JUBAH Sudah Jalan di KLU

Gotong Royong Wujudkan Hunian Layak, Program JUBAH Sudah Jalan di KLU

Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menunjukkan komitmen kuat dalam menuntaskan permasalahan rumah tidak layak huni (RTLH) dengan meluncurkan program inovatif bertajuk Jumat Bedah Rumah (JUBAH). Program yang menyasar warga yang belum memiliki rumah atau tinggal di rumah yang tak layak huni ini diresmikan dengan semangat gotong royong yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.

Bupati KLU, Najmul Akhyar menyebutkan program JUBAH hadir kembali sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam menyediakan hunian yang layak bagi warganya. Persoalan penyediaan rumah layak huni, terutama pasca-gempa dahsyat tahun 2018 yang menyisakan sekitar 2.700 unit rumah belum terselesaikan, memerlukan kolaborasi dan gotong-royong dari berbagai pihak.

“Dengan kolaborasi dan gotong-royong, persoalan berkaitan dengan penyediaan rumah layak huni dapat diselesaikan secara bersama-sama. Program ini merupakan salah satu ikhtiar kita untuk mengatasi kesulitan dihadapi masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal memadai,” ujarnya, Senin (28/4).

Lebih lanjut, keistimewaan program JUBAH yang tidak memberatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sumber pendanaan program ini sepenuhnya berasal dari kesukarelaan para Aparatur Sipil Negara (ASN), perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Lombok Utara, serta berbagai komunitas lainnya yang memiliki kepedulian sosial tinggi.

“Tidak ada menggunakan APBD murni sukarela. Maka dari itu, mari sisihkan sedikit dari rezeki yang kita dapatkan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” imbuhnya.

Peluncuran program “JUBAH” ini menjadi angin segar bagi masyarakat KLU yang masih berjuang untuk memiliki hunian yang layak pasca-gempa. Pada awal program ini diluncurkan, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Amerta Dayan Gunung mendapatkan kesempatan pertama untuk berkontribusi. Tentunya, program ini juga menjadi wujud pelayanan dan kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat.

“Ini merupakan gagasan pak Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara yang menyasar langsung masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah kabupaten. PDAM mendapatkan giliran yang pertama, dan dana yang kami gunakan bersumber dari PDAM sendiri,” ujar Direktur Perumda Amerta Dayan Gunung, Firmansyah.

Program JUBAH ini adalah bentuk nyata kepedulian sosial PDAM yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar akan tempat tinggal yang layak. Sebagai wujud dukungan lebih lanjut, PDAM juga memberikan meteran air gratis kepada penerima program JUBAH perdana, yaitu Ibu Inaq Aisiah.

Inaq Aisah merupakan salah satu warga yang terdampak langsung oleh musibah gempa beberapa tahun lalu. Sejak saat itu, beliau belum memiliki rumah dan terpaksa menumpang di kediaman tetangga. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer