32.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaBerita UtamaEvakuasi WNA Brasil, Jalur Pendakian Pelawangan 4 Sembalun ke Puncak Rinjani Ditutup...

Evakuasi WNA Brasil, Jalur Pendakian Pelawangan 4 Sembalun ke Puncak Rinjani Ditutup Sementara

Mataram (Inside Lombok) – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menutup sementara jalur pendakian dari Pelawangan 4 Sembalun ke puncak Gunung Rinjani. Penutupan merupakan dampak dari pendaki perempuan JDSP (27) asal Brasil yang jatuh hingga kedalaman 500 meter.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Yarman Wasur, mengatakan penutupan dilakukan hingga proses evakuasi pendaki wanita yang jatuh saat mendaki Gunung Rinjani selesai dilakukan. Penutupan mulai 24 Juni 2025 sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan atau sampai dengan proses evakuasi korban selesai dilakukan

“Aktivitas pendakian dari Pelawangan 4 jalur wisara Pendakian Sembalun menuju puncak gunung rinjani ditutup sementara,” katanya dalam keterangan resmi.

Yarman mengatakan penutupan sementara ini dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi. Selain itu, penutupan ini juga dengan mempertimbangkan aspek keselamatan pengunjung dan tim evakuasi.

“Dalam rangka percepatan proses evakuasi korban kecelakaan di Cemara Nunggal jalur menuju Puncak Gunung Rinjani dan mempertimbangkan aspek keselamatan pengunjung, keselamatan tim evakuasi serta menjaga kondusivitas area di sekitar lokasi evakuasi,” ujar Yarman.

Ditambahkannya, bagi pengunjung masih dapat melakukan pendakian di seluruh jalur wisata pendakian sampai dengan lokasi Pelawangan 4 Sembalun. Yarman mengimbau para pendaki untuk tetap mengedepankan keamanan dan keselamatan dalam pendakian.

“Pengunjung masih dapat melakukan aktivitas pendakian di seluruh jalur wisata pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani sampai dengan lokasi Pelawangan 4 Sembalun,” ujar Yarman.

Sebelumnya, Menhut Raja Antoni memastikan pemerintah Indonesia serius dalam menangani proses evakuasi. Ia menyebut pagi ini dirinya telah berkoordinasi dengan Kepala Basarnas, Gubernur NTB hingga Kapolda terkait porses lanjutan evakuasi yang akan dilakukan hari ini. Sebanyak 4 helikopter telah disiapkan untuk membantu evakasi.

“Pagi ini, Kepala Basarnas dan juga pemerintah NTB, serta Kepala Balai Taman Nasional Rinjani tadi pagi sudah saya telepon semua, termasuk Kapolda,” ujar Menhut Raja Antoni, Selasa (24/6/2025).

Ia menegaskan, pemerintah semua serius untuk menangani kasus pendaki yang terjatuh di Gunung Rinjani. “Pukul 07.00 Wita pagi tadi teman-teman dari balai dan semua sudah ke TKP lagi, bahkan Pak Basarnas mengatakan bahwa satu pesawat helikopter sudah standby, Pak Gubernur juga sudah menstandbykan 3 jenis helikopter yang diupayakan dapat melakukan evakuasi,” ujar Menhut Raja Antoni.

- Advertisement -

Berita Populer