32.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TengahPasokan Elpiji 3 Kg di Loteng Disebut Masih Stabil ‎

Pasokan Elpiji 3 Kg di Loteng Disebut Masih Stabil ‎

‎Lombok Tengah (Inside Lombok) – Sat Reskrim Polres Lombok Tengah (Loteng) lakukan inspeksi mendadak ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT. Permata Indah Dewata, Hal itu dilakukan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji 3 Kg di Loteng.

‎Kasat Reskrim Polres Loteng, IPTU Lukluk Il Maqnun, mengatakan bahwa pengecekan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat.

‎”Berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan oleh anggota Unit Tipidter di SPPBE Labulia, ditemukan bahwa ketersediaan stok di tingkat agen atau SPPBE berada dalam kondisi normal dan aman,” ujarnya, Senin (22/9).

‎Kendati hasil temuan di lapangan mengidentifikasi akar permasalahan kelangkaan di tingkat konsumen. Menurut laporan yang diterima, penyebab utama kelangkaan gas elpiji 3 Kg karena ditiadakannya pasokan stok tambahan dari Pertamina ke pangkalan-pangkalan.

‎”Akibat ditiadakannya stok tambahan tersebut, terjadi ketidakseimbangan antara tingginya permintaan masyarakat dengan jumlah stok yang tersedia di pangkalan. Inilah yang menjadi penyebab utama kelangkaan,” imbuhnya.

IPTU ‎Lukluk menerangkan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi terbaik agar pasokan gas elpiji 3 Kg kembali stabil dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

‎”Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang dan serta tidak melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan (panic buying) supaya masyarakat yang lain yang lain bisa tercover untuk mendapatkan gas elpiji 3 Kg,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer