808 CJH di Lotim Gagal Tunaikan Ibadah Haji Tahun 2021

57
Rahmatullah, Kasi Haji Kemenag Lotim, Kamis (03/06/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Sebanyak 808 Calon Jamaah Haji (CJH) Lombok Timur (Lotim) asal dipastikan tidak dapat menunaikan ibadah haji pada tahun 2021 ini. Hal itu tertuang pada keputusan Kemenag RI Nomor 660 Tahun 2021 tentang pembatalan pemberangkatan jamaah haji.

“Pembatalan pemberangkatan CJH dikarenakan dari pemerintah Arab Saudi sendiri belum memberikan keputusan pelaksanaan ibadah haji tahun ini,” ucap Rohmatullah, Kasi Haji Kemenag Lotim kepada Inside Lombok, Jumat (04/06/2021) .

Tidak adanya kepastian dari pemerintah Arab Saudi tersebut terkait pemberangkatan CJH, dan juga waktu pelaksanaan ibadah haji yang sudah mepet. Untuk itu, kata Rohmatullah, pemerintah Indonesia memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan ibadah haji pada tahun 2021 ini.

“Pemerintah Indonesia merasa waktunya sudah mepet, sehingga untuk menyiapkan pelayanan seperti akomodasinya sudah terlalu mepet, makanya pemerintah kita memutuskan untuk pembatalan pemberangkatan haji” jelasnya.

Selain itu, surat yang diterima pemerintah Indonesia dari pemerintah Arab Saudi sendiri terkait lamanya keputusan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021 ini, dikarenakan masih mewabahnya Pandemi Covid-19. Sehingga pemerintah Arab Saudi sampai saat ini belum ada keputusan.

Sementara CJH asal Lotim yang gagal menunaikan ibadah haji tahun ini sebanyak 808 orang CJH. 808 orang tersebut yang sudah melalukan pelunasan BPIH, sehingga tahun depan apabila ibadah haji diselenggarakan kembali, maka yang sudah melakukan pelunasan akan diprioritaskan.

“Jelas prioritas kita nanti adalah CJH yang sudah melunasi,” tegasnya.

Adapun daftar antrian pelaksanaan ibadah haji bagi para CJH di NTB yakni sampai 34 tahun ke depan. Untuk itu, Rohamatulloh berharap kepada para CJH yang gagal berangkat tahun ini menerima keputusan pemerintah dengan lapang dada.