26.5 C
Mataram
Senin, 4 Maret 2024
BerandaBerita UtamaBapenda Optimis Capaian PAD Tahun 2023 Ini Bisa 80 Persen

Bapenda Optimis Capaian PAD Tahun 2023 Ini Bisa 80 Persen

Lombok Barat (Inside Lombok) – Jelang akhir tahun 2023, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Barat optimis pendapatan asli daerah (PAD) bisa mencapai 80 persen. Target PAD tahun 2023 ini sebesar Rp160 miliar dan yang sudah terealisasi hingga November ini sebesar Rp Rp112 miliar atau sekitar 70 persennya.

Plt Kepala Bapenda Lobar, Hj. Rosdiana mengatakan penyumbang PAD terbesar bersumber dari Pajak Bumi Bangunan (PBB) sebesar 80 persen atau sebesar Rp23 miliar. Selain itu, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan BPJ sudah diatas 80 persen. Sumber PAD lainnya yaitu BPHTB dan realisasinya sudah mencapai 84 persen dari target Rp24 miliar. Serta dari PPJ realisasinya sudah 82 persen dari target Rp 330 juta.

Dia juga menjelaskan, bahwa realisasi pajak hotel dan restauran selama event MotoGP bulan Oktober lalu turut berpengaruh terhadap peningkatan realisasi PAD. Diakuinya, selama Oktober perolehan pajak yang bersumber dari hotel dan restauran masuk sekitar Rp2 miliar lebih.

“Okupansinya kemarin (akhir Oktober red) sekitar 60 persen,” katanya Selasa (28/11/2023).

- Advertisement -

Sejumlah penunggak pajak dari pelaku usaha sudah mulai menyicil pembayaran pajaknya. Diketahui sekitar 10 wajib pajak (WP) yang menunggak, baik hotel dan restauran, hingga PBB mencapai Rp11 miliar lebih.

“Ada yang sudah terbayarkan sekitar Rp1 miliar, itu diluar hutang pajak Hotel Sentosa. Mereka menyicil,” tuturnya.

Terkait piutang Hotel Sentosa sekitar Rp 7 miliar lebih itu, Rosdiana mengaku, sudah mendapat kepastian dari pihak bank tempat hotel tersebut mengagunkan asetnya. Setelah pelelangan dilakukan, hasilnya akan diberikan kepada Pemda Lobar sesuai dengan besaran hutangnya.

“Ini berkat SKK dengan Kejaksaan Negeri Mataram,” imbuh dia.

Dengan kondisi tersebut, Bapenda cukup optimis estimasi perolehan PAD hingga akhir tahun 2023 nanti bisa mencapai 80 persen. Capaian ini dinilai lebih bagus jika dibandingkan dengan tahun 2022 lalu yang mencapai sekitar 60 persen.

“November ini kita sudah 70 persen melebihi tahun lalu yang Desember 2022 sebesar 60 persen lebih. Ada peningkatan sekitar Rp20 miliar,” tandasnya. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer