Bayi Perempuan “Ditinggalkan” di Pos Ronda di Desa Muncan

423
Petugas kepolisian saat menjenguk bayi di Puskesmas (Inside Lombok/Ist)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Warga Dusun Muncang Empat, Desa Muncan, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah (Loteng) dihebohkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di depan SMPN 5 Kopang, Minggu (31/7/2022) Malam. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup.

Kapolsek Kopang, AKP Suherdi membenarkan adanya penemuan bayi tersebut oleh salah seorang warga inisial LS (28) yang merupakan warga Dusun Muncan Empat. Pada saat itu LS mendengar suara tangisan bayi yang berasal dari pos ronda, kemudian ia mengajak LP sebagai saksi kedua mengecek sumber suara tangisan bayi tersebut.

“Setelah sampai di tempat kejadian perkara (TKP) tersebut, mereka melihat ada bayi yang tergeletak beralaskan kardus dengan dibungkus kain. Oleh kedua saksi, bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Muncan,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan bidan di Puskesmas Muncan, bayi diperkirakan baru berumur tiga sampai empat hari dengan berat badan 3,2 kilogram dan panjang 48 centimeter. Persalinannya diperkirakan dilakukan di dukun beranak, hal tersebut terlihat dari tali pusar yang diikat menggunakan benang.

“Pada saat ditemukan bayi tersebut menggunakan kain berwarna biru dengan motif kotak dan kain warna coklat dengan motif bunga,” terang Suherdi.

Setelah mendapatkan informasi dari Bhabinkamtibmas Muncan, personel Polsek Kopang langsung menuju TKP untuk melakukan olah TKP serta mencari informasi terkait tentang penemuan bayi tersebut. “Untuk sementara bayi dirawat di Puskesmas Muncan untuk mengetahui kondisi kesehatan bayi,” ujarnya.

Lokasi penemuan bayi berada di tempat yang sepi, sehingga tidak ada yang melihat pada saat bayi tersebut dibuang. Dugaan sementara, bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap. Dari hasil koordinasi dengan petugas Puskesmas Muncan akan dilakukan pengecekan kondisi kesehatan terakhir bayi hari ini. (fhr)