Bendungan Lang Jereweh Alami Sedimentasi Cukup Tinggi

Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah mengunjungi Bendungan Lang di Desa Jereweh, Jumat (08/03/2019) (Inside Lombok/Humas Pemprov NTB)

Sumbawa Barat (Insdie Lombok) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Zulkieflimansyah mengunjungi Bendungan Lang di Kecamatan Jereweh, Sumbawa Barat pada Jumat (08/03/2019). Kunjungan tersebut untuk melihat langsung kondisi salah satu bendungan yang harusnya mengairi 4 desa tersebut, yang beberapa waktu belakangan mengamali masalah irigasi.

Bendungan Lang yang memiliki luas 1.100 Ha tersebut dilaporkan mengalami pendangkalan karena sedimentasi yang cukup tinggi. Hal tersebut membuat petani di sekitar wilayah Jereweh kesulitan mendapatkan air saat musim tanam tiba.

Menindaklanjuti hal tersebut, Zulkieflimansyah segera meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTB untuk segera melakukan pengerukan Bendungan Lang tersebut.

“Inti masalah adalah, terjadi sedimentasi di Bendungan Lang yang mengairi empat (4) desa dan lahan seluas 860 Ha,” ujar Zulkieflimanysah, Jumat (08/03/2019).

Sedimentasi tersebut menurunkan produksi petani-petani di sekitaran wilayah Jereweh tersebut. Beberapa waktu belakangan juga dilaporkan gagal panen terjadi di beberapa tempat.

Pekerjaan besar yang perlu dilakukan dalam perbaikan Bendungan Lang tersebut adalah perbaikan jaringan irigasi yang telah tertanam oleh sedimen sepanjang 1.5 Km, penutupan rongga bendungan yang tercipta akibat sedimentasi.

Memanfaatkan kunjungan Gubernur NTB tersebut, beberapa masyarakat yang turut hadir juga menyampaikan aspirasinya dengan meminta langsung perbaikan jalan inspeksi lajur kiri dan kanan sepanjang 7 Km menuju bendungan tersebut.

Selain itu, sekelompok petani yang memiliki lahan di bagian atas bendungan juga meminta Zulkieflimansyah memberikan pengadaan mesin pompa air mengingat posisi ladang mereka yang lebih tinggi dari lokasi Bendungan sehingga lebih susah lagi mendapatkan air.