Danrem Berharap Media Promosikan Lombok Utara Pulih Pascagempa

Mataram (Inside Lombok) – Komandan Korem (Danrem) 162 Wira Bhakti Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, berharap kepada media untuk gencar mempromosikan Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, yang sudah pulih setelah dilanda rentetan gempa bumi pada 29 Juli dan sepanjang Agustus 2018.

“Kami berharap dukungan dari media dengan harapan bisa menonjolkan semua kondisi terbaru Lombok Utara ke dunia nasional bahkan internasional,” kata Rizal usai mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Kabupaten Lombok Utara, di lapangan Tanjung, Minggu.

Menurut dia, dengan pemberitaan Lombok Utara sudah bangkit dan pulih, akan memberikan dampak kepada dunia nasional dan internasional, sehingga dunia investasi dan wisatawan banyak yang datang, khususnya ke destinasi wisata Gili Trawangan, termasuk juga kawasan wisata pantai Senggigi, Kabupaten Lombok Barat.

Menurut Rizal, warga Kabupaten Lombok Utara sudah tidak terdampak gempa bumi. Hal itu bisa dilihat dari antusias warga dari seluruh desa yang hadir dalam upacara hari ulang tahun daerahnya.

Mereka tampak bahagia dan bergembira dengan menampilkan berbagai keunggulan dan atraksi seni budayanya masing-masing. Hal itu menjadi bukti bahwa mereka sudah memiliki semangat untuk bangkit membangun masa depan lebih baik.

“Kondisi tersebut perlu kami dukung. Dari anggota Babinsa, Danramil untuk membantu menghilangkan pandangan bahwa Lombok Utara masih terdampak gempa. Sekarang kita ubah pandangan tersebut menjadi Lombok Utara berjaya dengan membangun bersama rakyat,” ujarnya.

Rizal juga berharap melalui momentum HUT ke-11 Kabupaten Lombok Utara bisa menjadi penggugah semangat pemerintah dan masyarakat setempat untuk bisa menjadikan daerahnya sederajat dengan kabupaten-kabupaten lain di Provinsi NTB.

Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar, juga mengajak warganya untuk terus memiliki semangat kebersamaan demi bangkit membangun segenap aspek pembangunan daerah setelah dikoyak rentetan gempa bumi pada 2018.

“Semoga kita tetap semangat mengabdi dan merajut kembali ekspektasi masa depan, berkhidmat memperjuangkan kesejahteraan serta berbagai pencapaian yang baik bagi daerah bersesanti ‘Tioq Tata Tunaq’ yang kita cintai ini,” ucap Najmul.

Seperti diketahui, rentetan gempa bumi berkekuatan 6 hingga 7 pada skala Richter mengguncang NTB pada 29 Juli dan sepanjang Agustus.

Khususnya di Kabupaten Lombok Utara, sebanyak 467 orang meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan bangunan dan longsoran tanah. Dan ribuan orang luka berat dan ringan,

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Utara, total pemukiman warga yang mengalami kerusakan, baik kategori rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan di lima kecamatan sebanyak 75.741 unit. (Ant)