Wagub NTB Ingatkan Peran Perempuan dalam Pembangunan

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah (ketiga dari kanan) didampingi Ketua TP PKK NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah (ketiga dari kiri) pada acara seminar Peran Organisasi Wanita Dalam Pemberdayaan Perempuan Serta Peran Perempuan Dalam Revitalisasi Posyandu di Mataram. (Inside Lombok/ANTARA/Nur Imansyah).

Mataram (Inside Lombok) – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah mengingatkan betapa besarnya peran perempuan di dalam pembangunan, apalagi pembangunan berkelanjutan.

“Pembangunan berkelanjutan hanya bisa berhasil jika kita berpikir penanganannya dari hulu, dari sumber dan dari akarnya, untuk itu salah satu kunci keberhasilannya adalah ketahanan keluarga,” kata Wagub NTB pada seminar Peran Organisasi Wanita Dalam Pemberdayaan Perempuan Serta Peran Perempuan Dalam Revitalisasi Posyandu di Mataram, Minggu.

Menurut Wagub NTB, berbicara tentang ketahanan keluarga, yang memiliki peran besar dalam hal tersebut adalah seorang ibu.

“Jika peran seorang ibu lemah, betapa anak-anak kita bergantung dari cara ia menerima pendidikan dan arahan dari seorang ibu, begitupun kesehatan dan pendidikannya,” Ummi Rohmi.

Wagub juga menambahkan, BKOW harus bersinergi dengan GOW supaya saling memperkuat, itulah salah satu fungsi pertemuan hari ini dan besok hari. Tentunya dalam merencanakan pembangunan harus memperhatikan kearifan lokal yang ada di NTB, akuntabilitas, dan berwawasan lingkungan.

Wagub NTB yang sekaligus menjabat sebagai Ketua BKOW NTB menyampaikan tujuan kegiatan itu, adalah bagaimana memperkuat peran ibu-ibu, baik dari sisi edukasi/pendidikan dan dari sisi-sisi lainnya. Pendidikan tidak hanya berasal dari sisi formal, tetapi juga non formal.

Sesepuh Organisasi Wanita Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, mengatakan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, sebagai perempuan seharusnya bisa berkontribusi untuk semua kebaikan.

“Ibu-ibu disini sangat besar perannya untuk mensukseskan program yang dibuat oleh pemerintah, saya selaku Ketua TP. PKK menyadari tidak semua desa atau wilayah PKK nya sudah bagus,” ucap Hj Niken.

Untuk itu, dalam hal ini Hj Niken menyampaikan agar semua bersama bergandengan tangan, harus peduli kepada sesama perempuan.
Sebab, banyak kasus yang terjadi karena ketidakpedulian terhadap sesama.

“Kalau kita peduli Insyallah semua masalah bisa diselesaikan bersama dan bersama menuju NTB Gemilang,” katanya. (Ant)