Dilarang Pacaran di Islamic Center!

489
Gedung Islamic Center NTB (Inside Lombok/Hazazi)

Mataram (Inside Lombok) – Adanya video sepasang siswa sekolah bermesraan di area Masjid Hubbul Wathan Islamic Center (IC) NTB menjadi perhatian. Pengawasan terhadap aktivitas pengunjung di IC sendiri disebut sudah cukup maksimal. Namun terkait kejadian adanya pengunjung yang melakukan hal-hal yang tidak pantas di area masjid itu sudah diberikan teguran.

Kepala UPTD Pengelolan Destinasi Wisata Unggulan Islamic Center NTB, Syarif Hidayatullah mengatakan kedua siswa itu sudah diberikan teguran. Mereka kedapatan bermesraan di area IC pada Rabu (21/9) lalu.

Sayangnya, petugas lupa membuat berita pemeriksaan (BAP) karena tidak tahu tindakan dari kedua anak tersebut. Sehingga petugas hanya menegur biasa tanpa mencatat alamat dan informasi lainnya. Terlebih video berdurasi 35 detik yang menunjukkan aktivitas sebenarnya dari kedua siswa tersebut baru diterima pihaknya hari ini.

“Pada hari Rabu kejadian. Teman-teman security sudah melihat kejadian, sudah memberikan peringatan kepada anak itu. Tapi tidak tahu perbuatannya. Setelah lihat video, anak-anak itu sudah jauh dia (berbuat). Vidoenya kan viral hari ini (23/9),” katanya, Jumat (23/9) pagi.

Saat ini, lanjutnya, petugas sedang melacak identitas anak-anak tersebut melalui CCTV yang sudah terpasang. Sehingga nantinya bisa diketahui identitas baik sekolah dan tempat tinggalnya.

“Security sudah tahu wajahnya, karena langsung langsung memberikan teguran,” katanya. Upaya pencarian identitas ini agar nantinya pihak sekolah memberikan teguran kepada siswanya.

“Ini sedang dalam proses. Kita masih mencari gambar ketika dia keluar. Kalau sudah jelas alamat sekolahnya kita akan datangi,” ujar Syarif.

Bangunan IC sendiri disebutnya sudah menjadi destinasi wisata syariah yang banyak dikunjungi wisatawan. Baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Untuk memperkuat keberadaannya sebagai destinasi wisata syariah, beberapa syarat harus dipatuhi pengunjung. Salah satunya tida menggunakan pakaian terbuka.

“Ketika ini (aturan, Red) dilanggar, teman-teman biasanya menegur,” katanya.

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung, fasilitas umum seperti toilet dibuatkan secara terpisah dengan jarak yang cukup jauh. Selain itu, untuk mengantisipasi kejadian yang sama terulang kembali, petugas akan melakukan patroli lebih maksimal.

“Ini menyangkut nama baik Islamic Center sebagai ikon NTB dan menjadi wisata unggulan di NTB,” tutup Syarif. (azm)