27.5 C
Mataram
Rabu, 24 April 2024
BerandaBerita UtamaDituduh Merundung Siswanya, Kepsek SMAN 1 Praya Tengah: Itu Proses Pembelajaran

Dituduh Merundung Siswanya, Kepsek SMAN 1 Praya Tengah: Itu Proses Pembelajaran

Lombok Tengah (Insiden Lombok) – Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Praya Tengah, Muhammad Amrullah menjadi sorotan karena didemo siswanya sendiri. Ia disebut telah melakukan perundungan terhadap salah satu siswanya saat kegiatan sekolah, Sabut (20/5) lalu.

Menanggapi sorotan yang ditujukan padanya, Amrullah menjelaskan bahwa hal itu bermula saat kegiatan Sabtu Budaya pihaknya melakukan kegiatan literasi dan numerasi, di mana para siswa secara bergantian diberikan pertanyaan. Dalam kegiatan itu pihaknya juga menyiapkan hadiah bagi siswa yang lancar dan bisa menghafal perkalian rendah.

“Kita selalu siapakah hadiah untuk anak-anak yang bagus bacanya dan bisa bercerita. Itu kita siapakah hadiah untuk motivasi,” ujarnya kepada Inside Lombok, Jumat (26/5/223) di kantornya.

Saat kegiatan Sabtu Budaya itu, salah satu siswa kemudian diminta menghafalkan perkalian tujuh. Namun saat dites, siswa tersebut belum fasih menyebutkan perkalian yang diminta. “Karena itu mungkin dia merasa malu sama teman-temanya. Dari itu dia merasa dibully (dirundung). Padahal tidak ada pem-bully-an. Kan kita dalam proses pembelajaran,” ujar Amrullah.

- Advertisement -

Di sisi lain, ia pun mendapat informasi bahwa siswa yang dimaksud sering juga kedapatan tidur di dalam kelas saat jam pelajaran. Hal itu pun sempat direkam dalam bentuk video oleh guru maupun siswa lainnya.

“Sempat katanya di-video, lalu (dikirim) ke grup (WhatsApp) guru. Itu dia anggap dirinya di-bully. Itu kan perilakunya lagi belajar,” lanjutnya. Kendati, terkait persoalan tersebut, pihak dari keluarga siswa dan pihak sekolah sudah melakukan mediasi. “Tadi kita mediasi bersama keluarga siswa, kepala desa dan tokoh agama dan masyarakat yang datang,” ujarnya.

Amrullah mengatakan, atas kejadian itu siswa yang bersangkutan sempat ingin pindah sekolah. Namun pihaknya mempersilahkan siswa tersebut tetap melanjutkan menuntut ilmu di SMAN 1 Praya Tengah.

“Dia akan tetap sekolah di sini dia tidak akan malu, kan tidak ada masalah. Kami juga mempersilahkan sekolah dengan baik dan kita juga akan evaluasi semua; kepsek, guru dan tata usaha,” tutupnya. (fhr)

- Advertisement -

Berita Populer