DPRD Minta Pemda Terima Putusan BANI dan Fokus pada Kelanjutan Pembangunan Dermaga

Ketua DPRD Lobar, Hj. Nurhidayah. (Inside Lombok/Yudina Nujumul Qur'ani).

Lombok Barat (Inside Lombok) – DPRD Lombok Barat (Lobar) meminta Pemda untuk menghormati hasil putusan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) terkait penyelesaian sengketa dermaga mangkrak di Senggigi.

“Karena tentu pemilihan BANI sebagai lembaga peradilan untuk menyelesaikan sengketa dermaga mangkrak di Senggigi itu sudah melalui kesepakatan bersama dari kedua pihak yang terlibat,”kata Ketua DPRD Lobar, Hj. Nurhidayah, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (15/04/2021).

Menurut dia, daripada terus mempersoalkan putusan BANI tersebut, Pemda sebaiknya fokus terhadap kelanjutan pembangunan dermaga dengan membahas alokasi anggaran di APBD 2022.

“Itu yang saya minta di legislatif, supaya mereka bisa lebih kooperatif,”ujarnya.

Karena bila tidak segera mengambil sikap, maka dikhawatirkan dermaga yang hingga kini masih mangkrak dan bersengketa itu justru akan menjadi persoalan yang terus berlanjut nantinya.

“Kalau memang keputusannya sudah begitu, ya bayar lah denda pada pihak ketiga dan fokus untuk menyelesaikan dermaga ini” ketus politikus perempuan dari partai Gerindra ini.

Pihaknya pun berpesan supaya hal itu dapat dijadikan pelajaran oleh legislatif agar jangan sampai terulang kembali dalam proyek‐proyek Pemda yang lainnya nanti.

“Jadi nanti tinggal nunggu dan fokus minta ke kita (DPRD) untuk persetujuan anggaran untuk pembangunan dermaga Senggigi agar rampung, prioritas di sana,” imbuhnya.