Gagal Juara Umum MTQ, Lotim Siap Berbenah

485
Para juara MTQ NTB Ke-29 saat akan menerima penghargaan, Rabu (06/07/2022) (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Meski menjadi tuan rumah gelaran MTQ NTB Ke-29, Kabupaten Lombok Timur harus puas berada di posisi ketiga dalam perolehan perebutan poin juara umum. Keluar sebagai juara pertama adalah Kabupaten Bima dengan perolehan 79 poin.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum LPTQ sekaligus Sekda Lotim, M. Juaini Taofik mengatakan apa yang diraih Lotim pada MTQ kali ini menjadi bahan pembenahan LPTQ Lotim ke depan. Khususnya untuk terus bekerja keras agar dapat meningkatkan prestasi di festival syiar Islam ini.

“Kalau kita mau curang ya bisa saja, karena kita tuan rumah, tapi kita tidak seperti itu kita lebih ke introspeksi diri dan menyerahkan penilaian sepenuhnya kepada Dewan Hakam,” ucap Juaini saat ditemui di lokasi MTQ, Rabu (06/07).

Meskipun kafilah asal Lotim banyak yang masuk final, akan tetapi kebanyakan hanya mampu merebut juara 2 dan 3 sehingga poin yang terkumpul juga kecil. Beda dengan Kabupaten Bima yang merupakan saingan Lotim dengan mengrimkan jumlah yang sama kafilahnya ke final dan mampu mendominasi pada perolehan juara.

“Kita memang banyak masuk final, tapi kafilah banyak finish di urutan 2 dan 3 dan memang sangat jauh dari Kabupaten Bima,” katanya.

Juara 3 yang diraih Lotim saat ini tentu menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkat daya saing LPTQ, sehingga LPTQ Lotim akan terus melakukan pembenahan agar mampu naik menjadi juara umum pada MTQ NTB Ke-30 di Sumbawa Barat selanjutnya.

“Ini tantangan bagi kita bagaimana perak bisa kita jadikan sebagai emas dan itu motivasi bagi saya selaku Ketua LPTQ, sehingga pada MTQ Ke-30 kita mampu memperebutkan emas yang lebih banyak,” pungkasnya. (den)