Gempa Magnitudo 5,9 Mengguncang Malang dan Sekitarnya

Mataram (Inside Lombok) – Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Malang dan sekitarnya pada Selasa dini hari (19/02/2018) pukul 02.30 WIB. Kekuatan gempa yang tercatat oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebesar 5,9 Magnitudo dengan kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut.

Pusat gempa berada di laut 159 kilometer tenggara Kabupaten Malang dan titik koordinat 9.68 LS, 113.79 BT. Guncangan juga terasa hingga Bali, namun BMKG telah pastikan tidak ada potensi tsunami oleh gempa M 5,9 ini.

Musripan selaku Kepala Stasiun Geofisika Karangkates, Malang, mengatakan bahkan hingga pukul 03.00 WIB masih terjadi gempa susulan sebanyak 12 kali.

Ia juga menyatakan, bahwa gempa dangkal tersebut terjadi akibat dari aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bagian bawah lempeng Eurasia. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan titik episenter gempa dan kedalaman hiposenternya.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik (thrust fault),” ujar Musripan yang dikutip dari detik.com, Selasa (19/02/2019).

Hingga saat ini masih belum ada laporan akan kerusakan yang disebabkan oleh gempa yang terjadi pada dini hari tersebut. Namun, pihak BMKG terus mengingatkan agar tetap tenang dan waspada serta untuk tidak mempercayai isu yang beredar tanpa sumber yang jelas.