31.5 C
Mataram
Sabtu, 2 Maret 2024
BerandaBerita UtamaHadapi Sederet Keluhan Masyarakat Pringgabaya, Bupati Lotim Janji Segera Tangani

Hadapi Sederet Keluhan Masyarakat Pringgabaya, Bupati Lotim Janji Segera Tangani

Lombok Timur (Inside Lombok) – Kecamatan Pringgabaya punya berbagai macam persoalan, mulai dari infrastruktur, penanganan sampah, hingga kelangkaan pupuk yang menimpa petani setempat. Namun dari semua masalah itu, kerusakan jalan yang butuh penanganan cepat menjadi atensi khusus dari Pemkab Lombok Timur (Lotim).

Kondisi jalan yang rusak di Kecamatan Pringgabaya disebut terjadi karena kendaraan yang melintasi jalan melebihi dari tonase serta genangan air yang dapat mengikis jalan. Hal itu pun menjadi keluhan masyarakat.

“Anggaran kita untuk perbaikan jalan sangat terbatas, yakni Rp20 miliar. Untuk itu kita minta OPD terkait dengan perusahaan material dan juga meminta pihak desa setempat untuk ikut berkontribusi,” ungkap Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy saat Rakor dengan sejumlah OPD terkait di Kantor Camat Pringgabaya, Kamis (22/12).

Sementara untuk jalan yang mengalami kerusakan akibat air dan faktor lingkungan lainnya, Bupati menyebut bahwa akan ditangani pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Terkait kendaraan pengangkut hasil tambang, Bupati meminta agar mendirikan pos di pintu keluar tambang untuk mengoptimalkan retribusi yang kerap dilalaikan oleh para pengusaha pertambangan.

- Advertisement -

“Keterlibatan desa juga penting sehingga desa juga bertanggungjawab dalam pengawasan,” ujarnya.

Masalah lain di Kecamatan Pringgabaya yang mendapat perhatian serius Pemkab Lotim adalah tergenangnya areal persawahan warga yang menyebabkan gagal panen yang telah berlangsung selama kurun waktu lima tahun. Dalam menangani kondisi tersebut Bupati meminta seluruh OPD terkait seperti PUPR, BPBD, dan Pertanian untuk melihat secara langsung kondisinya untuk menemukan solusi.

“Kita juga meminta BPBD untuk melakukan hal serupa menyangkut abrasi dan banjir rob agar dapat ditangani serius oleh BNPB,” jelasnya.

Tempat pembuangan akhir (TPA) yang berada di wilayah Kecamatan Pringgabaya juga menjadi keluhan masyarakat terkait dengan sampah. Untuk itu Bupati menegaskan pihaknya telah mempersiapkan TPA lainnya yakni berlokasi di Jurit dan keruak, serta perluasan di TPA Ijobalit.

Permasalahan lain yang menjadi catatan Bupati juga yakni pembangunan tujuh sekolah yang rusak akibat gempa dan belum tertangani, dan keluhan masyarakat Pringgabaya adalah kelangkaan pupuk, utamanya pupuk bersubsidi. (den)

- Advertisement -

Berita Populer