Hamil di Luar Nikah Masih Jadi Atensi DP3AKB Lotim

H Ahmat Kepala DP3AKB Lotim saat ditemui di ruangannya, Selasa (03/08/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Lotim masih tinggi, salah satunya angka kasus hamil di luar nikah.

Kepala DP3AKB Lotim, H Ahmat mengatakan, angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Lotim mencapai 295 kasus. Sementara 40 kasus diantaranya merupakan kasus hamil di luar nikah, dan sisanya merupakan kekerasan lainnya termasuk kasus aborsi, serta hamil di usia anak.

“Angka itu tersebar di beberapa wilayah di Lotim, kita masih cari tau apa penyebab tingginya angka kasus ini,” ucapnya saat ditemui di ruangannya, Selasa (03/08/2021).

Pihak DP3AKB sendiri sudah mencanangkan kolaborasi dengan beberapa pihak terkait untuk bersama-sama meminimalisir kekerasan terhadap perempuan dan anak. Adapun saat ini kolaborasi dengan beberapa pihak tersebut akan dilakukan penandatanganan komitmen.

“Ini perlu diatensi oleh semua pihak, kita akan gandeng Dikbud, Dikes,DPMP, dan Kemenag. Hal itu untuk pencegahan pernikahan usia anak” katanya.

Selain itu, ia juga telah membentuk kader-kader di setiap desa untuk memberikan edukasi dan sosialisasi dampak pernikahan usia anak, serta menghindari pergaulan bebas yang menyebabkan hamil di luar nikah.