Jadi yang Pertama di NTB, Lobar Produksi Mesin Minger

259
Mesin Minger hasil produksi Aspel Lobar. (Inside Lombok/Istimewa).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Para perajin logam di Lombok Barat (Lobar) berhasil menciptakan mesin yang diberi nama Minger. Mesin ini bekerja secara otomatis untuk membentuk pola atau desain pada plat logam.

Produksi mesin ciptaan para perajin logam yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Logam (Aspel) Lobar ini difokuskan di Kecamatan Lembar. Selain digunakan untuk membuat dan memproduksi kelengkapan mesin-mesin yang terbuat dari plat logam secara massal, mesin ini juga bisa mendukung pembuatan ornamen atau pola pada gerbang atau pagar dengan pengoprasian berbasis android dan menggunakan sidik jari.

Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid mengaku bangga dengan mesin minger yang berhasil diproduksi oleh putra asli daerah itu. Terlebih, kata dia, mesin ini merupakan satu-satunya di NTB.

“Maka semua warga Lobar patut bangga dan mengapresiasi mesin minger ciptaan Aspel ini. Ini menjadi bukti bahwa Lobar mampu menciptakan mesin produksi dan bukan hanya wacana saja,” ujar Fauzan, akhir pekan kemarin.

“Ini tentu menjadi kebanggaan Lombok Barat karena di NTB hanya Lombok Barat yang bisa membuat mesin minger ini. Kita apresiasi dan bangga atas karya putra putra terbaik kita,” imbuhnya.

Pihaknya pun akan mendukung program ini dengan meminta OPD terkait untuk membeli mesin-mesin produksi atau mesin-mesin yang akan disalurkan ke masyarakat dari Aspel Lobar. Karena dia menilai kualitasnya pun tak kalah dengan mesin yang dibeli dari luar daerah.

Upaya ini dinilai perlu dilakukan, agar produksi mesin yang dibuat oleh Aspel Lombok Barat dapat terus berkembang dan berproduksi. “Terkait hal ini sudah ditunjang oleh regulasi berupa Perbup untuk menggunakan produk lokal Lombok Barat,” lugasnya.

Sementara itu, tim teknis dan supervisi Kementrian Perindustrian, Suluh Ari Wibowo mengatakan bahwa mesin minger yang diproduksi Aspel Lobar ini pun sudah memenuhi standar. Bahkan, produk itu dinilai memiliki kualitas yang sangat baik.

Pihaknya akan menindaklanjutinya dengan melaporkan progres tersebut kepada pihak kementerian agar memperoleh dukungan penuh dari kementrian.

“Ini luar biasa rekan-rekan di Lombok Barat. Progres pembuatan mesinnya cepat dan kualitasnya oke. Kami apresiasi serta angkat topi bagi IKM Lombok Barat dan Pemerintah Daerah atas dukungannya,” apresiasi Suluh. (yud)