Kecelakaan Dump Truk di Sembalun, Pengemudi Ungkap Upaya Selamatkan Bayi di Kursi Penumpang

Foto: Tangkapan layar video setelah dump truk terguling di Sembalun.(Inside Lombok /Istimewa)

Lombok Timur (Inside Lombok) –

Kecelakaan yang terjadi di jalan Pusuk Sembalun, Senin (22/11) kemarin menimpa dump truk berisikan 26 orang. Seluruh penumpang terjatuh ke dalam jurang akibat gagal menanjak.

Pengemudi truk, Mahsun mengungkap seluruh penumpang saat itu hendak pergi melayat ke Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun. Saat melewati tanjakan, truk yang tidak kuat menanjak hingga dirinya memutuskan menurunkan persneling dari gigi dua ke satu.

“Saya mau oper gigi (perseneling) ke satu, tapi tidak bisa, dan saya memutuskan untuk menggunakan perseneling atret tapi mobil itu mati,” katanya pada Inside Lombok di RSUD Soedjono Selong, Selasa (23/11).

Truk yang tak kuasa menanjak akhirnya surut dan mengalami rem blong, sehingga Mahsun saat itu fokus melihat kaca spion untuk melihat kondisi di belakang sambil mencari rimbunan pohon sebagai tempat menyandarkan truknya.

“Saya mencari rimbunan pohon untuk bersandar, dan pada saat mobil hendak terbalik saya lebih dulu menyelamatkan bayi yang ada di samping saya, kebetulan bayi itu dan ibunya bersama saya di kursi depan,” ucapnya.

Ketika hendak terbalik, ia menahan bayi itu agar tidak terjatuh mengikuti arah tergulingnya kendaraan, ia sempat menahannya dengan tangannya dan akhirnya hentakan jatuhnya kendaraan membuat tangannya terlepas.

“Pada saat terjatuh tangan saya terlepas tapi saya berusaha untuk menyelamatkannya agar bayi itu tidak terjatuh. Suasana sangat sumpek di dalam, beruntungnya ada celah udara dan mengambil nafas, sehingga saya bisa mendobrak dan membuka pintu mobil,” ungkapnya. Beruntung, bayi dan ibunya yang berada di tempat duduk samping pengendara berhasil selamat dari maut, dan dalam kondisi baik. (den)