Pengiriman Kembali Logistik WSBK dan IATC Dikawal Aparat

Deretan logistik WSBK dan IATC di Sirkuit Mandalika yang telah dipacking dan dikawal aparat TNI Polri, Selasa (23/11/2021) kemarin. (Inside Lombok/istimewa)

Lombok Tengah (Inside Lombok) –

Logistik yang telah digunakan pada event balap motor Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah akhirnya dikemas, Selasa (23/11/2021). Prosesnya mendapat pengawalan ketat dari aparat TNI dan kepolisian.

Komandan Kodim (Dandim) 1620/Lombok Tengah, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan mengatakan pengawalan dilakukan untuk memberikan rasa nyaman dan demi keamanan. Khususnya agar barang-barang yang akan dikirim dari Lombok tetap dalam keadaan utuh sampai tujuan.

“Kita pantau bersama Kapolres dan petugas Bea Cukai, memastikan seluruh proses pengemasan logistik berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Sebanyak 61 peti barang milik para pembalap dan tim Dorna akan dibawa menuju kargo Bandara Lombok, Rabu (24/11/2021). Pengangkut dilakukan menggunakan 15 unit truk trailer berukuran panjang 40 kaki yang dikawal ketat.

Selanjutnya logistik IATC dan WSBK tersebut akan diangkut menggunakan pesawat kargo Boeing 777 Freighter milik maskapai Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR8356/QR8357 dengan type B777 F dengan rute SIN – LOP -DOH.

Pihaknya berharap ajang balapan kelas dunia WSBK yang telah berlangsung di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah, dapat dijadikan momentum kebangkitan ekonomi dan kebanggaan. Khususnya bagi warga masyarakat Lombok Tengah.

“Atas nama masyarakat Lombok Tengah, saya berharap logistik ini tidak terkendala suatu apapun sehingga bisa sampe tujuan dengan aman,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pengamanan di Bandara untuk mengamankan kepulangan para rider ke negara tujuannya masing-masing. “Personil TNI Kodim 1620/Loteng, sudah kita libatkan pengamanan untuk keberangkatan para pembalap dan juga logistiknya di Bandara Lombok, sehingga mereka datang dan pulang dengan lengkap, aman, dan tidak kurang suatu apapun,” ujarnya. (irs)