Keruak dan Jerowaru Masih Kesulitan Air Bersih

Ilustrasi kekeringan (Image Source : Kompas Megapolitan)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Meskipun seluruh wilayah di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mulai memasuki musim hujan, dua kecamatan di Lotim yakni Kecamatan Keruak dan Jerowaru masih kesulitan kebutuhan air bersih.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, Lalu Muliadi mengatakan khusus untuk kedua kecamatan itu SK tanggap bencana kekeringan diperpanjang sampai 17 Desember mendatang. Pasalnya, di Keruak dan Jerowaru masih kekurangan air bersih.

“Dari 8 kecamatan tinggal dua kecamatan itu yang masih membutuhkan air bersih, sehingga untuk pemenuhan air bersih kita perpanjang hingga 17 Desember 2022,” ungkapnya kepada awak media di sela-sela kegiatannya, Kamis (01/12).

Dua kecamatan tersebut saat ini masih membutuhkan ketersediaan air bersih, sehingga pihak BPBD terus memberikan suplai agar kebutuhan air masyarakat di wilayah selatan bisa terpenuhi.

“Tidak semua lokasi di kecamatan itu kita suplai air bersih karena sebagian sudah terpenuhi, tidak seperti pada saat awal tanggap bencana kekeringan,” katanya.

Saat ini suplai kebutuhan air bersih kepada masyarakat di wilayah terdampak kekeringan sudah mencapai 60 persen, sehingga Muliadi berharap sampai masa perpanjangan darurat kekeringan tersebut habis.

“Kita harapkan hingga 17 Desember semua wilayah sudah terpenuhi sehingga tidak ada lagi perpanjang untuk kekeringan,” pungkasnya. (den)