26.5 C
Mataram
Sabtu, 13 April 2024
BerandaBerita UtamaKisruh Dua Desa di Loteng, Aparat Masih Disiagakan

Kisruh Dua Desa di Loteng, Aparat Masih Disiagakan

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Kisruh antar dua desa di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), yaitu Desa Ketare dan Segala Anyar, Kecamatan Pujut masih menjadi perhatian aparat penegak hukum (APH). Untuk itu, personel kepolisian dari Polres Loteng dan BKO Brimob Polda NTB masih melakukan penjagaan di perbatasan desa tersebut, guna mencegah keributan serupa terulang lagi.

Melihat personel kepolisian yang terus berjaga, warga yang merasa prihatin menghantarkan makanan berupa nasi dan lauk pauk kepada petugas yang berjaga di Pos Bypass BIL–Mandalika, Rabu (28/2). Wakapolres Loteng, Kompol Mohammad Nasrulloh mengatakan pihaknya sudah melakukan penjagaan siang dan malam di lokasi itu hampir dua bulan untuk keamanan masyarakat.

“Hampir dua bulan kita jaga, mungkin itu yang dilihat sama masyarakat, sepertinya masyarakat rindu akan keamanan dan mengapresiasi anggota kami yang berjaga di tempat ini,” ujarnya, Rabu (28/2).

Dia mengatakan, pihaknya cukup kaget ketika melihat masyarakat yang datang mengantarkan makanan untuk aparat kepolisian yang standby berjaga sejak awal terjadinya kisruh itu. “Tanpa sepengetahuan kami warga datang ke pos membawakan nasi. Alhamdulillah masyarakat ternyata memperdulikan anggota kami yang berjaga di lapangan,” imbuhnya.

- Advertisement -

Untuk itu pihaknya, meminta masyarakat untuk menjaganya situasi keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. “Mudah-mudahan konflik yang sempat terjadi segera reda dan atas inisiatif bapak Kapolres Loteng mudah-mudahan Islah antara para pihak segera terlaksana,” katanya.

Seperti diketahui, sebelumnya, Desa Ketare dan Segala Anyar sempat bentrok sehingga mengakibatkan beberapa warga menjadi korban bahkan meninggal dunia. Kapolres Loteng Iwan Hidayat sempat memberikan peringatan keras bagi kelompok-kelompok yang tidak mengindahkan aparat penegak hukum untuk tidak menyerang dan akan dilakukan tindak tegas.

“Jika masih ada pihak-pihak yang berniat dan sengaja membawa senjata tajam, membawa senjata api rakitan dengan niatan untuk mengancam jiwa masyarakat yang lain kita laksanakan tindakan tegas dan terukur. Kita tembak di tempat,” tegas Iwan. (fhr)

- Advertisement -

Berita Populer