Lama Nganggur, Security Nekat Curi Motor

115
SD pelaku pencurian sepeda motor (Inside Lombok/Devi)

Mataram (Inside Lombok) – Sat Reskrim Polresta Mataram mengamankan pelaku tindak pencurian motor inisial SD (28), saat akan melakukan transaksi jual beli barang curiannya. Pelaku yang berprofesi sebagai security atau keamanan ini mengaku terpaksa mencuri lantaran telah lama menganggur setelah dirumahkan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

“Terduga pelaku ini seorang security, tapi dirumahkan. Karena lama nganggur akhirnya mencuri sebuah sepeda motor,” ujar Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Senin (19/9).

Berdasarkan pengakuan tersangka, aksi pencurianya baru dilakukan pertama kalinya. Karena selama menganggur ia menanam jagung bersama orangtuanya di Sumbawa. Namun karena terlalu lama menganggur dan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, ia terpaksa mencuri.

“SD ini ambil motor curiannya itu pakai kunci T, artinya kalau dia sudah punya kunci T, dia sudah dikatakan spesialis pencurian motor. Kalau dia bilang sekali patut dicurigai, karena dia punya kunci T,” jelasnya.

SD sendiri ditangkap kurang dari 1×24 jam setelah melakukan aksinya tersebut di Kekalik Jaya Mataram. Belum sempat menjual barang hasil curiannya, pelaku terlebih dulu diciduk polisi di Lombok Tengah hingga akhirnya dibawa ke Polresta Mataram dengan barang bukti yang ada. “Kita amankan dia saat mau melakukan jual beli barang hasil curiannya,” ujarnya.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya ada berupa motor yang dicuri dengan kerugian korban mencapai Rp12 juta. Kemudian dua buah plat sepeda motor warna putih, satu buah jaket parasut, satu buah celana jeans, dan satu buah helm hitam.

“Pasal yang disangkakan pasal 363 dengan ancaman 9 tahun penjara,” ucapnya. (dpi)