Masih Ditunda, Waktu Rekrutmen CPNS di Loteng Belum Jelas

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Hingga saat ini belum ada kepastian dari pemerintah pusat terkait dengan waktu pelaksanaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkup Pemkab Lombok Tengah.

Hal itu setelah pengumuman rekrutmen tersebut ditunda karena masih harus mempersiapkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak juknis) nya.

“Belum ada informasi terbaru setelah kemarin ditunda itu,”kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Lombok Tengah, HM. Nazili akhir pekan ini di Praya.

Dikatakan, penundaan rekrutmen ini adalah keputusan pemerintah pusat yang berlaku secara nasional. Dia belum bisa memperkirakan kapan seleksi ini akan dibuka kembali. Untuk saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk dari pusat.

“Kita tunggu saja petunjuk dari pusat,”katanya.

Sementara untuk formasi CPNS dan P3K yang diperoleh Pemda Lombok Tengah pada tahun 2021 ini 2.080 orang. Dari formasi tersebut formasi P3K guru yang paling banyak dibutuhkan sebanyak 1.886 orang.

Di mana, guru kelas sebanyak 1.510 orang, guru agama 78 orang dan guru Penjaskes 298 orang.

“Untuk formasi tenaga kesehatan yang dibutuhkan 34 formasi, baik dokter, perawat maupun bidan serta formasi tenaga teknis 160 orang,”jelas Nazili.

Di satu sisi, pihaknya masih mengalami kendala terkait dengan ketersediaan anggaran untuk rekrutmen CPNS dan P3K ini. Akan tetapi, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sudah menjanjikan akan mengalokasikan anggaran pada APBD Perubahan nanti.

“Untuk sementara ini kita diminta pakai dana talangan,”katanya.

Jumlah anggaran yang dibutuhkan dalam pelaksanaan CPNS dan P3K ini sekitar Rp600 juta untuk beberapa keperluan, mulai dari jaringan hingga konsumsi panitia penyelenggara.