26.5 C
Mataram
Senin, 4 Maret 2024
BerandaBerita UtamaMasyarakat Tumpah-Ruah di Aksi Solidaritas Kemanusiaan, Salat Gaib dan Donasi untuk Korban...

Masyarakat Tumpah-Ruah di Aksi Solidaritas Kemanusiaan, Salat Gaib dan Donasi untuk Korban Genosida di Palestina

Mataram (Inside Lombok) – Aksi solidaritas kemanusiaan untuk Palestina hampir merata dilakukan di seluruh kabupaten/kota di NTB. Kali ini, aksi solidaritas digelar di Kota Mataram yang dipusatkan di kawasan Islamic Center.

Rangkaian aksi solidaritas kemanusiaan tersebut yaitu salat gaib dan doa bersama yang langsung dipimpin oleh Dr. TGH. Lalu Ahmad Zainuri. Aksi solidaritas ini tidak saja dari umat muslim, melainkan juga dari umat beragama lainnya.

Dr. TGH. Ahmad Zainuri mengatakan salat gaib dan doa bersama yang digelar sebagai bentuk dukungan masyarakat di Pulau Lombok kepada warga Palestina. Gencatan senjata yang dilakukan lagi oleh Israel keluar dari perjanjian sebelumnya. ” Di dalam Al-Quran disebutkan jauh sebelumnya dia (Israel, Red) selalu berkhianat dan ingkar janji dan sebagainya,” katanya.

Aksi yang digelar berdasarkan rasa kemanusian yang juga dirasakan oleh warga di NTB. Selain itu bentuk solidaritas terhadap penderitaan yang dialami oleh Palestina. “Walaupun secara fisik kita tidak bisa, tapi secara moril kita bisa mampu menghadirkan yang terbaik buat mereka,” katanya.

- Advertisement -

Sementara itu, aksi solidaritas yang dilakukan berhasil mengumpulkan donasi sementara pada saat kegiatan berlangsung mencapai Rp483 juta. Donasi yang dikumpulkan mulai dari nomor rekening, kontak amal hingga barcode QRIS.

Inisiator aksi solidaritas kemanusian NTB for Palestina, Hemas Tirta Perwitasari mengatakan kegiatan yang digelar murni untuk membantu warga Palestina. Kegiatan tersebut dukungan dari berbagai elemen dan membantu apa yang bisa dibantu. “Kita melihat kondisi warga Palestina yang begitu memprihatinkan. Jadi yang punya panggung kasih panggung, ada yang kasih pinjam sound system, dan lainnya,” katanya.

Sementara itu, panitia kegiatan, M Arif Rafsanjani Natsir mengatakan kegiatan aksi solidaritas ini merupakan kedua kali digelar. Di mana sebelumnya secara indoor atau dalam ruangan. “Ini ada dua open donasi yang sudah digelar secara langsung,” katanya.

Donasi untuk warga Palestina tahap pertama akan tetap dibuka hingga 30 November 2023 ini. Setelah itu akan langsung disalurkan kepada warga Palestina melalui lembaga resmi pemerintah yaitu Baznas. “Kalau sudah tersalurkan ini kami akan buka lagi untuk tahap kedua,” katanya.

Ia mengharapkan, aksi-aksi yang digelar berdampak pada penjajahan di dunia bisa segera terhapuskan. Karena sudah banyak korban baik dari anak-anak hingga warga sipil lainnya. “Sudah sewajarnya di zaman yang seterbuka ini tidak ada lagi penjajahan di negeri-negeri lainnya,” harapnya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer