Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Kecamatan Cakranegara

(sumber foto: kata.com)

Mataram (Inside Lombok) – Warga Jalan Arca, Lingkungan Panaraga Utara, Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Mataram dihebohkan dengan penemuan seorang mayat perempuan yang membusuk di dalam kamar kosnya, Kamis (28/02/2019). Mayat tersebut diketahui bernama Mahuri (60), sorang Ibu Rumah Tangga yang berasal dari Dusun Minting Meong, Desa Labuhan haji, Lombok Timur.

Salah seorang warga Jalan Arca yang menjadi saksi, Nengah Pasek Artana, menerangkan bahwa sekitar pukul 09.30 Wita dirinya melewati kos korban untuk pergi menjemur ayam. Namun dirinya mencium aroma menyengat dan melihat banyak sekali lalat yang keluar dari celah-celah pintu dan jendela korban.

“Saya datang jam setengah sepuluh. Saya sedang jemur ayam bersama teman, tiba-tiba ada bau menyengat. Terus ada banyak sekali lalat, ada ratusan mungkin, keluar dari jendelanya,” ujar Pasek kepada Inside Lombok, Kamis (28/02/2019).

Pasek menyebut bahwa korban memang sudah dua hari tidak terlihat keluar dari kamar kosnya. Aroma tersebut juga telah tercium oleh teman-teman satu kos korban. Namun menurut Pasek tidak ada yang berani mengecek kondisi korban lebih jauh karena takut.

“Orangnya memang sakit-sakitan. Sudah satu minggu ini dia kumat sakitnya. Dua hari belakangan ini dia memang tidak kelihatan keluar. Teman-teman kosnya juga cium bau itu. Cuma tidak ada yang berani ngecek, takut salah-salah,” ujar Pasek.

Pasek akhirnya mengambil inisiatif dengan memanggil pihak Linmas serta pihak Kelurahan Sapta Marga. Dengan disaksikan oleh Linmas serta Lurah, Pasek kemudian mendobrak pintu kos korban. Mayat korban kemudian ditemukan sudah membengkak dalam posisi miring ke kanan dengan hanya mengenakan celana.

Menurut keterangan anak korban, Nengah Suwardane (34), yang tinggal beberapa rumah dari lokasi kejadian, korban memang sering mengeluhkan sesak serta sakit pada dada bagian kiri beberapa waktu belakangan. Suwardane telah meminta korban untuk berobat ke dokter, namun tidak ada perubahan.

Sekitar Pukul 10.00 Wita Tim Gabungan Piket Fungsi Polsek Cakranegara dan Polres Mataram yan dipimpin langsung oleh Kapolsek Cakranegara, Kompol Muslih, sampai di lokasi kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Sekarang indikasinya memang masih didalami di Rumah Sakit Bhayangkara. Diduga kuat sudah meninggal selama tiga (3) hari, karena sakit,” ujar Muslih saat dihubungi Inside Lombok, Kamis (28/02/2019).

Setelah memasang garis polisi di kamar kos korban, Tim Gabungan kemudian membawa mayat korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses lebih lanjut.