ODGJ Kejar-kejar Warga Bawa Keris di Loteng Diamankan Polisi

NS (25), ODGJ asal desa Bonjeruk diamankan polisi karena meresahkan warga beberapa waktu lalu. (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- NS (25) seorang warga Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat diamankan polisi.

Pria yang diketahui orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tersebut telah membuat resah karena mengejar-ngejar warga sambil membawa senjata tajam berupa keris.

Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (30/10/2020) kemarin.

Kapolsek Jonggat, Iptu Bambang Sutrisno mengatakan, NS tiba-tiba mengamuk dan mengejar warga dengan senjata tajam sehingga membuat warga lari ketakutan.

Pihaknya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan tersebut.

“Pemuda itu kurang waras sedikit mengalami gangguan jiwa, dan membuat warga setempat resah,” ujar Kapolsek.

Dikatakan, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa meskipun sempat ada personilnya yang dikejar oleh pemuda tersebut saat melakukan evakuasi. Namun, pihaknya berhasil mengamankan pemuda itu ke Polsek.

“Kita bujuk dia, kemudian membawanya ke Rumah Sakit Jiwa di Selagalas setelah kita panggil pihak keluarga bersama Kepala Dusunnya,” terangnya.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, bahwa NS mengalami gangguan jiwa karena faktor genetik. Yang bersangkutan pernah menjalani pengobatan namun sewaktu-waktu kambuh lagi.

“Kata keluarganya sudah dibawa berobat beberapa kali, namun terkadang bisa kambuh lagi,”imbuhnya.