PD Agro Selaparang Lakukan Perubahan Item Paket JPS Kabupaten

Sukirman, Dirut PD Agro Selaparang, saat ditemui di ruangannya, Selong (12/05/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Perusahaan Daerah Agro Selaparang, sebagai penyuplai paket sembako kabupaten. Siap distribusikan JPS kabupaten, hanya saja masih menunggu data jumlah penerima dari Pemkab Lotim. Terdapat beberapa item pada paket tersebut yang dilakukan perubahan.

Direktur Utama perusahaan Daerah Agro Selaparang, Sukirman mengatakan, pada pendistribusian sembako JPS kabupaten pada tahap dua ini, ia mengatakan ada perubahan pada item paket sembako. Sebelumnya item JPS kabupaten ini berisikan 10 kg beras, satu liter minyak goreng, 30 butir telur, empat bungkus garam dan dua bungkus sabun cuci piring.

“Untuk tahap pendistribusian paket sembako pada tahap dua kita lakukan perubahan, yaitu mengganti sabun cair dengan dua botol air mineral , kemudian telur yang 30 butir kita kurangi menjadi 15, dan di tambah dengan 1/4 ikan teri” Ungkap Sukirman saat di temui di BLK Internasional ( 09/06/2020).

Ia mengungkapkan, semua item paket JPS tahap dua ini diambil dari UMKM yang ada di Lombok Timur. Sebelumnya, ada beberapa item yang diambil dari luar daerah seperti sabun cair.

“Kita tidak ingin mengambil item dari luar, kita akan terus memberdayakan SDM kita yang ada di Lombok Timur,” ucapnya.

Dilibatkannya UMKM yang ada di Lotim, tentu menjadi kebahagian tersendiri dari pihak UMKM. Sebelumnya mereka yang kesulitan mendapat pesanan dan sekarang semua barang mereka diborong langsung oleh PD Agro Selaparang, untuk menjadi item pada pendistribusian JPS Kabupaten tahap dua.

“Ikan teri dimana-mana masyarakat bisa mendapatkannya, hanya saja kami memasukkan ikan teri pada item JPS kabupaten kali ini, untuk membantu para UMKM kita di Lombok Timur,” jelasnya.

Pihaknya mengurangi jumlah telur yang didistribusikan juga disebabkan beberapa faktor. Yaitu, mengurangi angka kerugian dikarenakan telur cepat pecah dan juga ia kesulitan memeriksa kondisi telur apakah layak konsumsi atau tidak.

“Kami mengkhawatirkan adanya fitnah dalam pendistribusian item telur, sulitnya memeriksa kondisi telur apakah layak atau tidak diberikan ke masyarakat. Kami ingin masyarakat Lombok Timur merasa senang mendapat bantuan ini, kami tidak ingin membuat mereka kecewa karena mendapat telur busuk,” ungkapnya.

Pihak PD Agro Selaparang sudah mempersiapkan diri dalam pendistribusian JPS kabupaten tahap kedua, dengan dimulainya pengepakan item-item pada paket JPS tersebut. Namun, pihaknya belum mendistribusikan bantuan tersebut, dikarenakan belum adanya data yang diberikan dari pihak pemda terkait jumlah penerima.

“Insyaallah minggu depan kita mulai distribusikan, saat ini masih menunggu jumlah yang akan kita distribusikan,” katanya

Ia berharap dengan bantuan tersebut, dapat mengurangi beban masyarakat dimasa pandemi covid-19. Ia juga berharap dengan dilibatkannya UMKM lokal ini, bisa membantu mereka untuk pengadaan barang. Masa pandemi ini, dikatannya sulit bagi UMKM mendapat pesanan. Untuk itu, pada JPS kali ini, ia memberdayakan UMKM Lokal.